Abstrak


Community Governance dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual pada Anak di Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi Kasus pada Rifka Annisa Women’s Crisis Center (WCC) di Daerah Istimewa Yogyakarta)


Oleh :
Eva Purnama Sari - D0122041 - Fak. ISIP

Kekerasan seksual pada anak masih menjadi persoalan serius dalam perlindungan anak di Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga tidak cukup ditangani melalui pendekatan pemerintah yang bersifat administratif dan sektoral. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik community governance yang dijalankan Rifka Annisa Women’s Crisis Center dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual pada anak, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan perlindungan yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan kerangka community governance Zhang yang mencakup tiga dimensi, yaitu dukungan dan arahan pemerintah, motivasi dan kapasitas komunitas, serta organisasi dan sumber daya komunitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles et al. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan Rifka Annisa didukung oleh pengakuan formal, ruang koordinasi multiaktor, dukungan pembiayaan dan teknis, komitmen nilai, kapasitas pendampingan, struktur organisasi, jejaring non-pemerintah, dan sumber daya pengetahuan. Namun, praktik tersebut masih menghadapi tantangan berupa keberlanjutan pendanaan organisasi dan risiko burnout sumber daya manusia.