Abstrak
Efektivitas Model Think Aloud Pair Problem Solving Berbasis Etnosains Dupa Aromaterapi Terhadap Keterampilan Komunikasi Tertulis pada Materi Unsur, Senyawa, dan Campuran
Oleh :
Aisah Nur'aini - K4522006 - Fak. KIP
Aisah
Nur’Aini. K4522006. Pembimbing: Prof. Dr. Suciati, M.Pd. EFEKTIVITAS MODEL THINK
ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING BERBASIS ETNOSAINS DUPA AROMATERAPI TERHADAP
KETERAMPILAN KOMUNIKASI TERTULIS PADA MATERI UNSUR, SENYAWA, DAN CAMPURAN. Tugas
Akhir, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univeresitas Sebelas
Maret, Mei 2026. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui efektivitas model pembelajaran Think Aloud Pair Problem Solving
(TAPPS) berbasis etnosains dupa aromaterapi terhadap keterampilan komunikasi
tertulis siswa pada materi unsur, senyawa, dan campuran. Penelitian ini
menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest
nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas kelas VIII A
sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol di SMP Negeri 6
Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dipilih menggunakan teknik cluster
random sampling. Data dikumpulkan menggunakan laporan percobaan yang telah
memenuhi validitas isi dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji normalized
gain (N-gain), Independent Sample t-test, dan effect size.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas
eksperimen dan kelas kontrol berdasarkan rata-rata N-gain kelas
eksperimen sebesar 0,3655 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas
kontrol sebesar 0,2254 (kategori rendah), serta hasil uji Independent Sample
t-test terhadap N-gain menunjukkan perbedaan peningkatan yang
signifikan (Sig. = 0,015 < 0,05). Nilai effect size (Cohen's d)
sebesar 0,747 termasuk kategori besar. Peningkatan terlihat pada indikator effective
introduction, main objectives and ideas, student presents results
and well-founded, conclusions appropriate and concise, report
clear, structured and coherent, appropriate technical language, formal
style and format, grammar (orthography), discusses and justifies
the information presented, serta uses graphical resources in an
effective way, giving quality to the report. Dengan demikian, model
pembelajaran TAPPS berbasis etnosains dupa aromaterapi efektif digunakan untuk
meningkatkan keterampilan komunikasi tertulis siswa. Penelitian ini menyarankan
penerapan pembelajaran berbasis etnosains secara lebih luas dalam pembelajaran
IPA untuk meningkatkan keterampilan komunikasi tertulis serta mengaitkan konsep
sains dengan budaya dan kehidupan sehari-hari.