Abstrak
Pengaruh Tembang Dolanan Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Jawa Anak Usia 5-6 Tahun
Oleh :
Masayu Siemera Putri Arifah - K8122038 - Fak. KIP
Keterampilan berbicara Bahasa Jawa merupakan kemampuan berbahasa lisan
yang tidak hanya melibatkan pengucapan kata dan penyampaian gagasan, tetapi
juga pemahaman terhadap norma kesopanan dan tingkat tutur dalam budaya Jawa.
Penggunaan Bahasa Jawa pada anak usia dini yang semakin berkurang menunjukkan
perlunya stimulasi keterampilan berbicara melalui pembelajaran berbasis budaya
lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tembang dolanan
terhadap keterampilan berbicara Bahasa Jawa pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental
tipe one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 anak
yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan purposive
sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes lisan,
kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Perlakuan
diberikan melalui pembelajaran menggunakan tembang dolanan selama 16 pertemuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembang dolanan berpengaruh terhadap
keterampilan berbicara Bahasa Jawa anak usia 5–6 tahun, ditunjukkan oleh
peningkatan nilai rata-rata dari 22,31 pada pretest menjadi 36,13 pada posttest.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tembang dolanan dapat
menjadi alternatif pembelajaran berbasis budaya lokal untuk menstimulasi
keterampilan berbicara Bahasa Jawa anak usia dini.