Abstrak
Pengaruh Wellness Management Terhadap Kinerja Melalui Dukungan Organisasi, Kepuasan Kerja, Komitmen dan Kesehatan Mental Tenaga Medis dan Kesehatan di RS UNS
Oleh :
Rizky Ajrina Meidiyana - S022408012 - Fak. Kedokteran
Latar Belakang: Manajemen kesehatan
telah menjadi fokus utama dalam manajemen organisasi dewasa ini, karena banyak
penelitian telah menunjukkan dampak positifnya dalam meningkatkan produktivitas
dan kesehatan karyawan. Namun, masih sedikit penelitian yang melibatkan tenaga
kesehatan sebagai partisipan dan manajemen kesehatan di rumah sakit sebagai
tempat kerja jarang menjadi fokus, terlepas dari data tentang meningkatnya
gangguan kesehatan mental pada tenaga medis dan tenaga kesehatan. Penelitian
ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh implementasi manajemen kesehatan di
lingkungan rumah sakit terhadap persepsi dukungan organisasi, komitmen,
kepuasan kerja, kesehatan mental dan kinerja tenaga kesehatan.Subjek dan Metode Penelitian: Penelitian
ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Data
dikumpulkan menggunakan kuesioner. Sebanyak 172 tenaga kesehatan di RS UNS
dipilih dengan metode simple random sampling. Kriteria inklusi adalah
tenaga kesehatan yang telah bekerja minimal 1 bulan dan bersedia
berpartisipasi. Kriteria eksklusi adalah mereka yang tidak dapat hadir di rumah
sakit karena cuti atau sakit. Analisis data dilakukan menggunakan analisis
univariat untuk deskripsi karakter dan analisis jalur pada Stata 13.Hasil: Ditemukan hubungan yang
signifikan antara wellness management dan dukungan organisasi yang
dirasakan (b = 0,49; 95% CI = 0,39 hingga 0,58; p < 0,001), dukungan
organisasi yang dirasakan dan kepuasan kerja (b = 0,16; 95% CI = 0,11 hingga
0,21; p < 0,001), serta dukungan organisasi yang dirasakan dan komitmen (b =
0,24; 95% CI = 0,14 hingga 0,33; p < 0,001). Tidak ada hubungan yang
signifikan secara statistik antara dukungan organisasi yang dirasakan, kepuasan
kerja, komitmen, kesehatan mental dan kinerja (b = 0,14, p = 0,50; b = -0,39, p
= 0,60; b = -0,26, p = 0,51).Kesimpulan: Implementasi wellness
management memengaruhi POS. POS terbukti memengaruhi komitmen dan kepuasan
kerja. POS, kepuasan kerja, komitmen dan kesehatan mental belum terbukti secara
statistik memengaruhi kinerja. Meskipun demikian, implementasi wellness
management dianggap bermanfaat bagi suatu organisasi.