Abstrak


Perilaku Harian Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Kebun Raya Gunung Tidar, Magelang, Jawa Tengah


Oleh :
Anisah Inas Faujiyah - M0422012 - Fak. MIPA

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) merupakan primata oportunis yang mampu beradaptasi dengan lingkungan manusia dan banyak ditemukan di kawasan wisata, termasuk Kebun Raya Gunung Tidar (KRGT), Magelang. Interaksi yang intens dengan manusia berpotensi memicu perubahan perilaku monyet ekor panjang (MEP) dan konflik terutama dengan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku harian serta bentuk konflik yang terjadi antara MEP dan manusia di KRGT. Penelitian dilakukan mulai pukul 06.00-17.00 WIB selama 315 jam 25 menit (Desember 2025-Februari 2026) pada tiga lokasi pengamatan, yaitu kawasan Terminal Lama, Loket, dan Puncak. Metode yang digunakan adalah scan  animal sampling dengan interval 10 menit, focal animal sampling, dan Ad libitum sampling, serta kuesioner terhadap 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MEP di KRGT terbagi menjadi tiga kelompok sesuai lokasi pengamatan. Perilaku harian didominasi oleh perilaku bergerak (30,98%-33,33%) dan duduk (31,45%-32,12%), diikuti perilaku makan (9,81%-14,74%) yang sebagian besar bersumber dari manusia. Perilaku lain yang teramati meliputi grooming, bermain, tidur, kawin, dan agonistik (mengejar/merebut dan berkelahi) dengan perbedaan peran berdasarkan struktur sosial dalam kelompok. Keberadaan MEP juga menimbulkan konflik berupa perampasan pakan, pencurian di warung, dan potensi kerusakan fasilitas. Konflik dipicu oleh keterbatasan sumber pakan alami dan kebiasaan pemberian pakan oleh pengunjung yang mendorong perilaku oportunistik. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pengelolaan interaksi manusia dan satwa untuk meminimalisasi konflik di kawasan wisata.