Abstrak


PENGARUH HUBUNGAN PARASOSIAL DAN KETERLIBATAN AFEKTIF TERHADAP NIAT BELI IMPULSIF PADA SESI LIVE STREAMING TIKTOK SHOP THRIFT DENGAN KELANGKAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA GENERASI Z


Oleh :
Johnson Abhirama Phalosa - F0422030 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Pertumbuhan live streaming commerce di TikTok Shop mendorong maraknya pembelian impulsif, khususnya pada sesi live streaming produk thrift yang digemari Generasi Z. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh hubungan parasosial dan keterlibatan afektif terhadap niat beli impulsif, serta menguji peran moderasi persepsi kelangkaan pada kedua hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksplanatori, dengan data primer dari 252 responden Generasi Z melalui kuesioner daring skala Likert lima poin, dipilih dengan teknik purposive dan snowball sampling, lalu dianalisis menggunakan PLS-SEM (SmartPLS). Hasil menunjukkan hubungan parasosial dan keterlibatan afektif berpengaruh positif signifikan terhadap niat beli impulsif, dengan keterlibatan afektif sebagai prediktor paling dominan; sebaliknya, persepsi kelangkaan tidak signifikan sebagai moderator meski berpengaruh langsung positif signifikan. Model menjelaskan 44,5% variasi niat beli impulsif. Temuan ini memperkuat relevansi Social Cognitive Theory dan menegaskan persepsi kelangkaan lebih tepat sebagai prediktor langsung. Implikasinya, streamer thrift disarankan memprioritaskan keterlibatan emosional otentik dan menonjolkan kelangkaan produk sebagai strategi pemasaran independen.