Abstrak
Environmental, Social, and Governance (ESG), Profitabilitas, dan Nilai Perusahaan: Peran Intellectual Capital Sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Minyak dan Gas Global
Oleh :
Tadjuddin - T401908042 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara
empiris pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap
profitabilitas dan nilai perusahaan pada industri minyak dan gas global, dengan
menempatkan intellectual capital sebagai variabel moderasi, dalam perspektif Agency
Theory, Resource-Based View (RBV), dan Signaling Theory.
Industri minyak dan gas dipilih karena karakteristiknya yang padat modal,
berisiko tinggi, serta menghadapi tekanan kuat dari agenda transisi energi dan
tuntutan keberlanjutan global.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan desain eksplanatori dan metode regresi data panel terhadap 734 observasi
perusahaan minyak dan gas global selama periode 2018–2022. Variabel dimensi ESG
diukur secara agregat dan berdasarkan masing-masing pilar,
profitabilitas diproksikan melalui ROA, nilai perusahaan diukur dengan Tobin’s
Q, serta intellectual capital diproksikan menggunakan Price to Book
Value (PBV). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pilar ESG tidak secara otomatis meningkatkan profitabilitas
perusahaan minyak dan gas, dan pengaruhnya bersifat kontekstual serta berbeda
antar pilar. Pilar governance terbukti paling konsisten dalam
memengaruhi profitabilitas, sementara pilar environmental dan social
menunjukkan hasil yang beragam. Lebih lanjut, intellectual capital
terbukti memoderasi pengaruh pilar ESG terhadap profitabilitas, sehingga pilar ESG
hanya efektif meningkatkan kinerja keuangan pada perusahaan dengan kapasitas
modal intelektual yang tinggi. Profitabilitas selanjutnya berpengaruh terhadap
nilai perusahaan, dengan ROCE sebagai indikator yang paling relevan dalam
menjelaskan penilaian pasar. Penelitian ini berkontribusi pada pengujian
batasan teori ESG sebagai pencipta nilai dan menegaskan bahwa efektivitas pilar
ESG pada industri minyak dan gas sangat bergantung pada kapabilitas internal
perusahaan.