Abstrak
KAJIAN STILISTIKA TERHADAP
LIRIK LAGU JAWA CIPTAAN NDARBOY GENK
PADA KANAL YOUTUBE NDARBOY GENK
Oleh :
Muhammad Okka Pamungkas - B0122055 - Fak. Ilmu Budaya
Muhammad Okka Pamungkas. B0122055. 2026. Kajian Stilistika Terhadap
Lirik Lagu Jawa Ciptaan Ndarboy Genk Pada Kanal Youtube Ndarboy Genk.
Skripsi: Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas
Maret Surakarta.
Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah aspek
pengulangan bunyi (purwakanthi) dalam lirik lagu Jawa ciptaan Ndarboy Genk?;
2) Bagaimanakah pilihan kata atau diksi yang digunakan dalam lirik lagu Jawa
ciptaan Ndarboy Genk?; 3) Bagaimanakah gaya bahasa atau majas yang terdapat
lirik lagu Jawa ciptaan Ndarboy Genk?; dan 4) Bagaimanakah jenis-jenis citraan
dalam lirik lagu Jawa ciptaan Ndarboy Genk? Tujuan dalam penelitian ini adalah:
1) Mendeskripsikan aspek pengulangan bunyi (purwakanthi) dalam lirik lagu Jawa
ciptaan Ndarboy Genk; 2) Mendeskripsikan diksi atau pilihan kata yang digunakan
dalam lirik lagu Jawa ciptaan Ndarboy Genk; 3) Mendeskripsikan gaya Bahasa atau
majas yang terdapat dalam lirik lagu Jawa ciptaan Ndarboy Genk; dan 4)
Mendeskripsikan jenis-jenis citraan dalam lirik lagu Jawa ciptaan Ndarboy Genk.
Data penelitian ini berupa lirik lagu yang mengandung aspek-aspek
stilistika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data
dikumpulkan dengan metode simak dengan teknik catat. Analisis data dilakukan
dengan metode agih dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) dan metode padan
dengan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik lirik lagu Jawa ciptaan
Ndarboy Genk dibentuk oleh empat aspek utama. Pertama, pada aspek pengulangan
bunyi ditemukan 74 data yang didominasi oleh asonansi (purwakanthi guru swara),
bunyi vokal dengan pola bunyi yang berulang membuat tuturan lebih mudah
melekat dalam ingatan. Kedua, dalam aspek diksi ditemukan 53 data dengan
dominasi kosakata asing yang termasuk salah satu bentuk penyesuaian lirik
terhadap perkembangan bahasa dan tren komunikasi masyarakat, serta diperkuat
oleh penggunaan satuan lingual aku ‘aku’ dan kowe ‘kamu’ yang
merepresentasikan sudut pandang penulis dalam tema perjuangan hidup dan cinta.
Ketiga, pada aspek gaya bahasa ditemukan 39 data dengan majas metafora sebagai
unsur paling dominan, menunjukkan bahwa Ndarboy Genk memanfaatkan bahasa
kias sebagai sarana untuk menyampaikan pesan secara lebih artistik tanpa
mengurangi makna yang ingin disampaikan. Keempat, aspek citraan menghasilkan
23 data yang didominasi oleh citraan gerak, adanya dominasi citraan gerak inilah
yang menunjukkan kekhasan pengarang dalam menggambarkan pengalaman,
peristiwa, maupun gagasan secara dinamis.