Abstrak


Desain Interior Museum Budaya dengan Konsep Storytelling di Pemalang


Oleh :
Maulana Ikhsanul Basri - C0822046 - Fak. Seni Rupa dan Desain

Pemalang menyimpan potensi kekayaan budaya yang beragam. Berbagai potensi kebudayaan dimiliki oleh Kabupaten Pemalang, namun kurang dikenal dan diminati masayarakat luas. Pendekatan storytelling bercerita mulai dari masa lampau hingga masa kebudayaan tersebut berkembang. Koentjaraningrat membagi kebudayaan menjadi tujuh unsur yang berisikan, bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian, sistem religi, serta kesenian. Desain interior Museum Budaya Pemalang dengan konsep storytelling menjadi sebuah solusi strategis. Proses desain dilakukan secara sistematis untuk menghasilkan perancangan Museum Budaya Pemalang yang fungsional, estetis, dan mampu menyampaikan narasi budaya melalui konsep storytelling. Perancangan desain interior Museum Budaya Pemalang dirancang sebagai ruang edukasi, apresiasi, dan interaksi budaya yang mendukung upaya pelestarian, pengenalan, serta penghidupan budaya lokal Pemalang. Perancangan ini diwujudkan melalui penataan ruang, elemen interior, dan media pamer yang dirancang untuk memperkenalkan kebudayaan Pemalang kepada masyarakat. Penerapan konsep storytelling pada perancangan desain interior Museum Budaya Pemalang dirancang untuk membentuk alur kunjungan yang sistematis sehingga penyampaian informasi budaya dapat berlangsung secara runtut. Konsep ini diterapkan sebagai pendekatan desain untuk merepresentasikan identitas budaya lokal Pemalang melalui pengalaman ruang yang komunikatif dan mudah dipahami.