Abstrak
Penggunaan Peranti Kohesi Gramatikal dalam Wacana Narasi Anak Tunarungu Kelas VIII di SLB-B Pawestri Karanganyar: Kajian Psikolinguistik
Oleh :
Anggun Dwi Prastuti - B0222085 - Fak. Ilmu Budaya
Anak tunarungu pada umumnya menghadapi hambatan dalam
perkembangan bahasa akibat terbatasnya akses terhadap masukan bahasa auditori yang
berpengaruh perkembangan aspek kebahasaan yang menjadi dasar dalam pembentukan
wacana. Perkembangan bahasa anak tunarungu dipengaruhi oleh berbagai faktor
yang saling berkaitan, antara lain akses terhadap bahasa sejak usia dini,
kualitas interaksi dengan lingkungan sekitar, status pendengaran orang tua,
serta mode komunikasi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan peranti kohesi gramatikal dan
mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan peranti kohesi
gramatikal dalam wacana narasi anak tunarungu kelas VIII di SLB-B Pawestri
Karanganyar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Sumber
data penelitian berupa wacana narasi yang diproduksi oleh ATR dan hasil wawancara
dari guru serta orang tua ATR. Data penelitian adalah penanda leksikal yang
merepresentasikan referensi, konjungsi,
elipsis, dan substitusi serta hasil wawancara dengan guru dan orang tua ATR. Metode
penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi partisipasi
pasif dan wawancara semistruktur serta teknik rekam dan teknik catat. Analisis
data penggunaan peranti kohesi gramatikal dilakukan menggunakan metode agih dengan
teknik lanjutan berupa teknik lesap dan teknik ganti serta metode padan
referensial. Selain itu, metode analisis data kualitatif Miles & Huberman
digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan peranti
kohesi gramatikal dalam wacana narasi ATR.Hasil penelitian ini memperlihatkan penggunaan peranti
kohesi gramatikal dalam wacana narasi anak tunarungu meliputi referensi,
konjungsi, elipsis, dan substitusi. Secara umum, seluruh ATR menggunakan
referensi dan konjungsi dalam wacana narasi yang diproduksi. Adapun faktor-faktor
yang memengaruhi penggunaan peranti kohesi gramatikal wacana narasi ATR meliputi
faktor intervensi dan faktor peran orang tua.