Abstrak
Collaborative governance dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Wisata Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo
Oleh :
Jasmine Nasha Nabila - D0122067 - Fak. ISIP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan collaborative governance
dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Jatimulyo,
Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif
dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi, serta didukung oleh literatur dan dokumen yang
relevan. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sementara
validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data
menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa penerapan collaborative governance telah berjalan relatif berhasil, ditandai
dengan terpenuhinya tujuh dari delapan indikator keberhasilan collaborative governance menurut DeSeve dalam Sudarmo (2011), yaitu Networked Structure,
Commitment To A Common Purpose, Trust Among The Participants, Governance,
Access To Authority, Distributive Accountability/Responsibility, dan Information
Sharing. Namun, indikator Access To Resources belum optimal karena keterbatasan
pendanaan yang masih bergantung pada dana desa dan pendapatan wisata.
Kemudian, diketahui bahwa pengembangan Desa Wisata Jatimulyo telah
memenuhi indikator pariwisata berkelanjutan menurut UNEP-WTO (2005), yaitu
ecological sustainability, social and cultural sustainability, dan economic
sustainability. Namun, pengelolaan lingkungan, khususnya pengolahan sampah
masih perlu ditingkatkan.