Abstrak
PENGARUH PSIKOTERAPI GUIDED IMAGERY TERHADAP KADAR HIGH SENSITIVITY C-REACTIVE PROTEIN PASCA SECTIO CAESAREA: RANDOMIZED CONTROLLED TRIAL
Oleh :
Prakosa Jati Prasetyo - S582302006 - Fak. Kedokteran
Latar Belakang: Sectio
caesarea (SC) merupakan tindakan pembedahan yang sering
dilakukan. Tindakan ini dapat menimbulkan stress, respons inflamasi, dan nyeri
pascaoperasi yang ditandai dengan peningkatan kadar high sensitivity C-reactive protein (hs-CRP). Psikoterapi
Guided Imagery sebagai terapi
non-farmakologis diketahui dapat menurunkan stres, namun bukti klinis terhadap
penurunan hs-CRP pada subjek pasca SC masih terbatas. Tujuan: Mengetahui pengaruh psikoterapi Guided Imagery terhadap kadar hs-CRP pada subjek pasca SC. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain single-blind randomized controlled trial
menggunakan post-test group design.
Subjek penelitian adalah 18 subjek pasca SC yang dibagi menjadi kelompok
perlakuan (n=9) dan kontrol (n=9). Kelompok perlakuan diberikan intervensi Guided
Imagery sebanyak 3 kali, masing-masing 10–15 menit. Kadar hs-CRP diukur
dari serum darah pasca operasi. Analisis statistik menggunakan uji Mann–Whitney.
Hasil: Rerata kadar hs-CRP pada kelompok perlakuan lebih
rendah dibandingkan kelompok kontrol (29,80 ± 32,46 mg/L vs 45,98 ± 21,69
mg/L). Terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara kedua kelompok
(p = 0,031). Kesimpulan: Psikoterapi Guided Imagery
terbukti efektif menurunkan kadar hs-CRP pada subjek pasca SC dan dapat
digunakan sebagai terapi adjuvan non-farmakologis dalam mengurangi respons
inflamasi pasca operasi.