Abstrak


Pengaruh Secretome Human Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell terhadap Penuaan Mencit Betina Model Aging


Oleh :
Yulice Soraya Nur Intan - T502202020 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Penuaan ovarium menyebabkan penurunan fertilitas dan umumnya ditangani dengan terapi hormonal yang berisiko efek samping jangka panjang. Proses ini ditandai oleh peningkatan FSH dan TNF-α, akumulasi sel senesen, penurunan IL-10, serta aktivasi p53 yang berdampak pada berkurangnya folikel ovarium. Secretome Human Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cells (S-HUCMSCs) berpotensi memperlambat penuaan melalui efek regeneratif dan imunomodulator. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh S-HUCMSCs terhadap parameter penuaan ovarium pada mencit betina model aging.Metode: Penelitian eksperimental dengan desain post-test control group dilakukan pada 35 mencit betina Balb/c model penuaan alami yang dibagi menjadi kelompok sehat, kontrol negatif, terapi 17β-estradiol, dan terapi S-HUCMSCs. Parameter yang dianalisis meliputi kadar FSH, persentase sel senesen, jumlah folikel ovarium, serta kadar TNF-α, IL-10, dan p53. Data dianalisis menggunakan uji parametrik dan nonparametrik dengan signifikansi p<0,05.Hasil: Pemberian S-HUCMSCs tidak meningkatkan jumlah folikel dan tidak menurunkan kadar FSH secara signifikan, namun secara signifikan menurunkan persentase sel senesen (p<0,001), kadar TNF-α (p<0,001), dan p53 (p=0,025), serta meningkatkan kadar IL-10 (p=0,033) dibandingkan kelompok terapi 17β-estradiol.Kesimpulan: S-HUCMSCs efektif memperbaiki parameter penuaan ovarium melalui modulasi inflamasi dan apoptosis, sehingga berpotensi sebagai terapi non-hormonal untuk memperlambat penuaan ovarium.