Abstrak
Studi Komparasi Tingkat Kerentanan Penghidupan Nelayan Terkait Dampak Perubahan Iklim Dan Potensi Tsunami di Pesisir Kabupaten Pacitan
Oleh :
Gemma Aulia Putri - F0122072 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Perubahan iklim merupakan
fenomena global yang berdampak signifikan terhadap wilayah pesisir khususnya
sektor perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan
tingkat kerentanan masyarakat nelayan pesisir di Kabupaten Pacitan khususnya
Kecamatan Pacitan dan Kecamatan Pringkuku terhadap dampak perubahan iklim. Data
yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan
metode mix method explanatory dengan teknik pengambilan sampel
menggunakan metode non-probability sampling secara purposive dengan
melibatkan 100 responden nelayan dan 8 informan. Analisis data dilakukan
menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan kerawanan tsunami,
Livelihood Vulnerability Index (LVI) untuk menghitung tingkat kerentanan
nelayan dan analisis SWOT untuk menentukan strategi adaptasi.
Hasil analisis SIG
menunjukkan zona kerawanan tsunami tinggi diterjang gelombang berada pada jarak
0-1 km dari bibir pantai. Hasil analisis LVI menunjukkan kedua kecamatan berada
pada kategori rentan dengan angka kerentanan Kecamatan Pringkuku sedikit lebih
tinggi dibanding Kecamatan Pacitan. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang
direkomendasikan dan dapat diterapkan untuk mengatasi kerentanan di Kabupaten
Pacitan adalah strategi S-O dengan memaksimalkan kekuatan dan memanfaatkan
peluang. Strategi adaptasi yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan teknologi
seperti GPS dan aplikasi cuaca,
melakukan diversifikasi pekerjaan selain melaut, ikut serta dalam
kelompok nelayan, pengembangan konservasi mangrove dan melakukan kerjasama
dengan pemerintah dan instansi terkait.