Abstrak


KOMISARIS BERWAWASAN LINGKUNGAN DAN GREEN BANKING DISCLOSURE: BUKTI DARI ASIA TENGGARA DENGAN PERSPEKTIF STAKEHOLDER THEORY


Oleh :
Nur Kabib - T402008021 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Komisaris Perempuan, Komisaris Berwawasan Lingkungan, Tekanan Kreditur, Tekanan Karyawan dan Tekanan Pemerintah terhadap Green Banking Disclosure di kawasan Asia Tenggara. Penelitian ini dilaksanakan pada periode pengamatan 2016 hingga 2021 dengan total observasi sebanyak 339.Hipotesis diuji menggunakan alat uji regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS versi 24. Uji tambahan menggunakan uji t independen untuk mengetahui aspek lintas negara yang terdiri dari sistem hukum, sistem tata kelola maupun agama mayoritas. Uji endogenitas, keandalan, dan sensitivitas ditambahkan untuk memastikan model andal untuk berbagai situasi. Uji asumsi klasik diterapkan untuk memastikan bahwa model tidak bias. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Komisaris Berwawasan Lingkungan, Tekanan  Karyawan dan Tekanan Kreditur berpengaruh positif signifikan terhadap  Green Banking Disclosure. Namun demikian, beberapa variabel dinyatakan tidak signifikan terhadap Green Banking Disclosure, di antaranya Komisaris Perempuan dan Tekanan Pemerintah. Pengujian menunjukkan bahwa bank-bank di negara yang menganut sistem two-tier lebih baik dalam Green Banking Disclosure. Pengujian tambahan juga menunjukkan bahwa bank-bank di negara yang menganut sistem civil law lebih baik dalam Green Banking Disclosure. Begitu pula bank-bank di negara yang minoritas beragama Islam lebih baik dalam melakukan Green Banking Disclosure.