Abstrak
Audit Delay Laporan Keuangan Pemerintah Daerah di Indonesia: Analisis Determinan dan Moderasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Oleh :
Hari Kusuma Satria N - T401908011 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Keterlambatan
penyelesaian audit laporan keuangan pemerintah daerah (audit delay)
masih menjadi permasalahan dalam tata kelola keuangan publik di Indonesia
meskipun batas waktu penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
telah ditetapkan. Audit delay berpotensi menurunkan relevansi informasi
keuangan dan melemahkan akuntabilitas publik. Penelitian ini bertujuan
menganalisis pengaruh karakteristik pemerintahan, karakteristik auditor
eksternal, dan hambatan regulasi terhadap audit delay, serta menguji peran
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa LKPD pemerintah
daerah di Indonesia. Karakteristik pemerintahan diukur melalui kualitas audit
internal (APIP), kondisi keuangan, ukuran dan kompleksitas pemerintah daerah.
Karakteristik auditor eksternal mencakup kualitas auditor dan opini audit,
sedangkan hambatan regulasi direpresentasikan oleh kepatuhan regulasi dan
kompleksitas transfer dana. Audit delay diukur berdasarkan selisih waktu antara
akhir tahun anggaran dan tanggal penerbitan laporan hasil pemeriksaan. Analisis
data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least
Squares (SEM-PLS) dengan konstruk formatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian
besar karakteristik pemerintahan dan karakteristik auditor eksternal
berpengaruh signifikan terhadap audit delay, sementara pengaruh hambatan
regulasi bervariasi. SPBE memiliki peran moderasi yang selektif, khususnya
dalam memperkuat hubungan antara hambatan regulasi dan audit delay. Penelitian
ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur audit sektor
publik serta implikasi praktis bagi penguatan tata kelola dan transformasi digital
pemerintahan.Â