Abstrak


EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PERMAINAN SIMULASI “DECISION JOURNEY GAME” UNTUK MENINGKATKAN AUTONOMY PADA SISWA KELAS X SMA ISLAM 1 SURAKARTA


Oleh :
Shafiyah Maulida - K3122073 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi “Decision Journey Game” untuk meningkatkan autonomy pada siswa kelas X SMA Islam 1 Surakarta. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif metode eksperimen dengan one group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Islam 1 Surakarta yang teridentifikasi autonomy rendah berjumlah 9 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen skala autonomy yang dikembangkan peneliti berdasarkan teori psychological well-being Ryff. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas isi oleh dua ahli dengan nilai S-CVI sebesar 0,979, uji validitas konstruk pada 35 siswa menggunakan uji Pearson Product Moment yang menunjukkan nilai r hitung melebihi r tabel (0,334), serta uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha dengan koefisien sebesar 0,802 sehingga dinyatakan valid dan reliabel. Treatment diberikan sebanyak dua kali pertemuan. Pertemuan pertama difokuskan untuk mencapai indikator kemampuan mengarahkan diri dan mandiri, serta kemampuan mengelola diri dari tekanan sosial untuk berpikir dan berperilaku dengan cara yang benar. Pertemuan kedua difokuskan untuk mencapai indikator kemampuan mengelola perilaku menggunakan aturan dalam diri, dan kemampuan mengevaluasi diri dengan standar pribadi. Hasil pretest dan posttest menunjukkan perubahan dominasi kategori autonomy siswa dari kategori rendah dan sangat rendah menjadi kategori tinggi dan sangat tinggi. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,007 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang artinya bimbingan kelompok teknik permainan simulasi “Decision Journey Game” efektif meningkatkan autonomy pada siswa kelas X SMA Islam 1 Surakarta. Implikasi penelitian bagi guru bimbingan dan konseling adalah dapat mengintegrasikan teknik permainan simulasi “Decision Journey Game” sebagai alternatif dalam pemberian strategi bimbingan kelompok. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat menjadi rujukan untuk mengembangkan penelitian dengan subjek dan desain yang berbeda.