;

Abstrak


Skoring PIRO, CHUBA, CURB-65 dan CURBS-65 Sebagai Prediktor Mortalitas Pasien Pneumonia Komunitas di RSUD DR. Moewardi, Surakarta


Oleh :
Sihsusetyaningtyas Tiominar Siregar - S602208009 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Pneumonia adalah peradangan akut pada parenkim paru. Mortalitas pasien pneumonia di Indonesia pada tahun 2024 tertinggi di Asia Tenggara yaitu sebesar 28,43 dari 100.000 penduduk. Sistem skoring berdasarkan temuan klinis bertujuan sebagai prediktor untuk menekan angka mortalitas. Studi ini bertujuan untuk menilai sistem skoring sebagai prediktor mortalitas pasien pneumonia komunitas.Metode: Studi deskriptif analitik retrospektif dilakukan pada data rekam medis pasien dengan diagnosis pneumonia komunitas selama periode 1 Januari 2024 sampai 31 Desember 2024 di RSUD DR. Moewardi Surakarta. Analisis sensitivitas, spesifisitas, kurva ROC, AUC dan cut-off point dilakukan untuk melihat kemampuan PIRO, CHUBA, CURB-65 dan CURBS-65 sebagai prediktor mortalitas. Uji koefisien kappa dilakukan untuk melihat kesesuaian antara skor PSI dengan skor lainnya.Hasil: Analisis dilakukan pada 192 data rekam medis, dengan rerata usia adalah sebesar 63,82 ± 16,08. Perbandingan jumlah jenis kelamin laki-laki dan perempuan pada studi ini sebesar 45,3% (N= 87) dan 54,7% (N= 105). Outcome subjek dibagi meninggal (45,8%; N=88) dan pulang hidup (54,2%; N=104). Skor PIRO, CHUBA, CURB-65 dan CURBS-65 memiliki dengan nilai AUC sebesar 0, 778; 0,918; 0,738 dan 0,802. Nilai cut-off point skor PIRO, CHUBA, CURB-65 dan CURBS-65 adalah 3; 2; 1; dan 1. Nilai sensitivitas dan spesifisitas PIRO, CHUBA, CURB-65, CURBS-65 adalah sebesar 0,750; 0,830; 0,784; 0,875 dan 0,750; 0,894; 0,587; 0,587. Skor PIRO dan CHUBA memiliki kesesuaian yang signifikan (p = 0,000) dimana skor CHUBA memiliki tingkat kesesuaian yang lebih tinggi dibanding skor PSI. Sementara, CURB-65 dan CURBS-65 menunjukkan nilai kesesuaian rendah dengan tidak signifikan secara statistik.Kesimpulan: Skor PIRO dan CHUBA memiliki kemampuan tinggi dan memiliki kesesuaian sebagai prediktor mortalitas pada pasien pneumonia komunitas.