Abstrak
MAKNA LAN FILOSOFIS JENENG BATHIK GAGRAG SURAKARTA SARTA RELEVANSINE TUMRAP PASINAON BASA JAWA ING SEKOLAH MENENGAH ATAS
Oleh :
Yessica Anantasya Lutfi Amelliani - K4219086 - Fak. KIP
Yessica
Anantasya Lutfi Amelliani. K4219086. Pembimbing 1: Dr. Astiana Ajeng Rahadini.,
S.Pd., M.Pd. Pembimbing 2: Tya Resta Fitriana, S. Pd, M. Pd. MAKNA LAN
FILOSOFIS JENENG BATIK GAGRAG SURAKARTA SARTA RELEVANSINE TUMRAP PASINAON BASA
JAWA ING SEKOLAH MENENGAH ATAS. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Juni 2026. Batik merupakan seni adiluhung yang menjadi jati
diri bangsa, namun di era sekarang banyak generasi muda yang tidak memahami
makna dan aturan penggunaan batik keraton yang tepat. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis makna semiotika dan filosofi di dalam nama batik gagrag
Surakarta, serta menelaah relevansinya dengan pembelajaran Bahasa Jawa di
Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang
menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengurai makna denotatif,
konotatif, mitos dan, filosofis dari nama batik tersebut. Data dalam penelitian
ini berupa hasil wawancara dengan abdi dalem Keraton Surakarta, perajin di
Kampung Batik Kauman, serta guru dan siswa SMA Negeri 2 Sukoharjo. Peneliti
menggunakan analisis dokumen untuk melakukan validasi data. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penamaan jenis batik gagrag Surakarta diklasifikasikan
berdasarkan penggunaannya, yaitu sebagai penanda keturunan (batik larangan),
pangkat, dan busana sehari-hari. Setiap nama batik mengandung simbol, doa
harapan, dan petuah luhur bagi pemakainya, seperti untuk senantiasa mengingat
Tuhan, bijaksana, menghargai sesama, dan rendah hati. Lebih lanjut, makna
filosofis ini ternyata sangat relevan untuk dijadikan bahan ajar pelengkap
dalam pembelajaran Bahasa Jawa fase F (kelas XII) di materi artikel budaya.
Dengan memahami makna dari nama batik, siswa bisa menjadi lebih mudah dalam
menganalisis bentuk motifnya, dapat menerapkan nilai-nilai luhunya, serta turut
melestarikan batik klasik agar tidak tergerus zaman.