Abstrak
MEKANISME GANDA LOYALITAS DESTINASI: PERAN MEDIASI KEPUASAN PENGUNJUNG DAN EFEK MODERASI CITRA DESTINASI TERHADAP NIAT BERKUNJUNG ULANG (STUDI EMPIRIS DI GUCI, KABUPATEN TEGAL)
Oleh :
Tan Isac Ramdhan - S412408023 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Objek Wisata Guci,
Kabupaten Tegal saat ini menghadapi tantangan niat berkunjung ulang wisatawan
yang tidak stabil. Fenomena ini menunjukkan bahwa tingginya daya tarik
destinasi belum sepenuhnya menjamin loyalitas wisatawan. Fenomena tersebut
menjadi dasar penting untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keputusan
wisatawan untuk kembali berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh kualitas pelayanan (service quality), kualitas fisik destinasi
(physical destination quality), dan nilai yang dirasakan (perceived
value) terhadap kepuasan pengunjung (visitor satisfaction) dan niat
berkunjung ulang (revisit intention) pada Objek Wisata Guci, serta
menguji peran citra destinasi (destination image) sebagai variabel
moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan landasan Expectancy-Disconfirmation
Theory (EDT). Data dikumpulkan dari 514 responden yang berniat berkunjung
ke Objek Wisata Guci dan dianalisis menggunakan metode Partial Least
Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa niat berkunjung ulang terutama dibentuk oleh
kualitas pelayanan, nilai yang dirasakan, dan kepuasan pengunjung. Kualitas
fisik destinasi berperan dalam membentuk kepuasan pengunjung, tetapi tidak
langsung mendorong niat berkunjung ulang. Kepuasan pengunjung terbukti menjadi
mekanisme yang menjembatani pengaruh kualitas destinasi dan nilai yang
dirasakan terhadap niat berkunjung ulang. Selain itu, citra destinasi
memperkuat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan dan niat berkunjung ulang,
tetapi memperlemah hubungan antara nilai yang dirasakan dan niat berkunjung ulang. Temuan ini menegaskan
pentingnya pengelolaan kualitas fisik dan pelayanan, nilai yang dirasakan,
kepuasan, dan citra destinasi secara seimbang dan terpadu untuk meningkatkan
keberlanjutan kunjungan wisatawan.