Abstrak
Pengaruh Kebijakan Moneter, Nilai Tukar Rupiah, dan Guncangan Eksternal terhadap Inflasi di Indonesia Tahun 2006-2025
Oleh :
Amellia Valentina Putri Aryanto - F0122019 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh kebijakan moneter, nilai tukar, dan guncangan
eksternal terhadap inflasi di Indonesia periode 2006-2025. Tingkat inflasi
diproksikan menggunakan Indeks Harga Konsumen (IHK). Variabel independen
meliputi suku bunga kebijakan (BI-Rate dan BI7DRR), jumlah uang beredar (M2),
nilai tukar rupiah/USD, Federal Funds Rate (FFR), dan harga minyak mentah dunia
(WTI). Data sekunder bulanan berbentuk runtun waktu diestimasi dengan pendekatan kuantitatif
melalui metode Autoregressive Distributed Lag-Error Correction Model
(ARDL-ECM). Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa hanya harga minyak
dunia yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi, sedangkan suku
bunga kebijakan, jumlah uang beredar, nilai tukar, dan FFR tidak signifikan.
Pada estimasi jangka pendek, suku bunga kebijakan berpengaruh positif
signifikan pada periode berjalan dan berbalik negatif pada lag kedua. Jumlah
uang beredar berpengaruh positif signifikan pada lag pertama dan ketiga, serta
FFR berpengaruh signifikan pada lag pertama, sementara nilai tukar dan harga
minyak tidak signifikan. Temuan bahwa hanya harga minyak mentah dunia yang
signifikan dalam jangka panjang menunjukkan inflasi di Indonesia lebih
didominasi guncangan struktural sisi penawaran sibandingkan faktor likuiditas
moneter. Berdasarkan dominasi guncangan harga energi tersebut, otoritas fiskal
disarankan memperkuat ketahanan energi dan subsidi sebagai peredam kejut
struktural.