Abstrak


Pengaruh Jenis Kemasan dan Metode Penyimpanan Terhadap Umur Simpan Geblek (Cassava Starch-Based) Khas Kulon Progo


Oleh :
Dinda Cinanti Kusuma Wardani - H0922030 - Fak. Pertanian

Geblek merupakan pangan tradisional khas Kulon Progo berbasis pati singkong yang bersifat semi-basah sehingga mudah mengalami penurunan mutu selama penyimpanan. Penurunan mutu tersebut dipengaruhi oleh perubahan kadar air serta pertumbuhan mikroba yang dapat menyebabkan tekstur menjadi keras, perubahan aroma, dan penurunan penerimaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan dan suhu penyimpanan terhadap mutu geblek, mengetahui umur simpan geblek pada masing-masing perlakuan, serta menentukan kombinasi kemasan dan suhu penyimpanan yang paling efektif dalam memperpanjang umur simpan geblek. Penelitian ini menggunakan variasi kemasan plastik nilon vakum, aluminium laminasi vakum, dan polipropilen vakum, serta variasi suhu penyimpanan pada suhu ruang (±23°C), suhu dingin (±4°C), dan suhu beku (-7°C). Parameter yang diamati meliputi angka lempeng total, angka kapang khamir, BAL, kadar air, dan pH selama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kemasan dan suhu penyimpanan berpengaruh terhadap perubahan mutu geblek selama penyimpanan. Kombinasi kemasan dan suhu penyimpanan yang lebih efektif mempertahankan mutu produk ditunjukkan pada perlakuan dengan penghambatan perpindahan uap air dan oksigen yang lebih baik serta suhu penyimpanan yang lebih rendah. Dengan demikian, pemilihan kemasan dan metode penyimpanan yang tepat dapat memperpanjang umur simpan geblek sehingga mendukung distribusi produk ke wilayah yang lebih luas tanpa menurunkan kualitasnya.