Abstrak
MANAJEMEN KEARSIPAN PADA BAGIAN KESEJAHTERAAN RAKYAT SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR
Oleh :
Fajar Nur Adi Widodo - V0723030 - Sekolah Vokasi
Fajar Nur Adi Widodo.
V0723030. Manajemen Kearsipan Pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat
Daerah Kabupaten Karanganyar. Program Studi Diploma III Manajemen Administrasi.
Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. 2026.Manajemen kearsipan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat
Daerah Kabupaten Karanganyar dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu
penciptaan arsip, penggunaan arsip, pemeliharaan dan proteksi arsip, serta
pemusnahan arsip. Penciptaan arsip dilakukan mulai dari konsepsi dan pembuatan
dokumen, pemeriksaan dan validasi, penomoran, penandatanganan, input data ke
SIMPATIK, hingga pendistribusian dan pengarsipan. Penggunaan arsip meliputi
pencarian, peminjaman, pencatatan, serta pengembalian arsip. Pemeliharaan dan
proteksi arsip dilakukan melalui pengecekan penyimpanan, back up data,
klasifikasi arsip berdasarkan Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 26 Tahun 2023
Tentang Kode Klasifikasi Arsip, serta pengontrolan rutin setiap bulan.
Pemusnahan arsip dilakukan sesuai jadwal retensi arsip melalui penyeleksian,
pembuatan daftar arsip usul musnah, penilaian dan persetujuan, hingga
pelaksanaan pemusnahan yang disertai berita acara.Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi
partisipan, serta studi dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada 1 informan,
yaitu pegawai Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten
Karanganyar yang menangani kegiatan kearsipan. Analisis data dilakukan melalui
tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan mengacu pada model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian berdasarkan manajemen kearsipan menunjukkan bahwa
pengelolaan arsip pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten
Karanganyar meliputi tahap penciptaan arsip, penggunaan arsip, pemeliharaan dan
proteksi arsip, serta pemusnahan arsip. Pelaksanaan setiap tahapan tersebut
didukung oleh penggunaan sistem informasi berbasis website SIMPATIK (Sistem
Informasi Manajemen Arsip Dinamis Karanganyar) sehingga arsip dapat tersimpan
lebih rapi, efektif, dan mudah ditemukan kembali. Namun dalam pelaksanaannya
masih terdapat beberapa kendala, diantaranya penataan arsip yang belum
sepenuhnya tertata sesuai kode klasifikasi, gangguan atau error pada SIMPATIK,
belum optimalnya fasilitas penyimpanan arsip, serta kurangnya sosialisasi dan
pendampingan kearsipan kepada pegawai.