Abstrak
Perancangan Kampung Vertikal Tanah Tinggi dengan Pendekatan Arsitektur Metabolisme
Oleh :
Muhammad Satrio Wibowo - I0222096 - Fak. Teknik
Kepadatan penduduk yang tinggi di DKI Jakarta
menyebabkan kebutuhan hunian semakin meningkat, sementara ketersediaan lahan
perkotaan semakin terbatas. Kondisi tersebut memicu terbentuknya permukiman
padat dengan keterbatasan ruang hunian, minimnya ruang terbuka, serta kualitas
lingkungan yang rendah. Salah satu kawasan yang mengalami kondisi tersebut
adalah RW 12 Kelurahan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat. Perancangan ini bertujuan
menghasilkan kampung vertikal yang mampu menjawab kebutuhan hunian sekaligus
mempertahankan karakter sosial dan budaya masyarakat kampung melalui pendekatan
Arsitektur Metabolisme. Metode perancangan meliputi studi literatur, studi
preseden, analisis tapak, analisis pengguna, analisis kebutuhan ruang, dan
perumusan konsep desain. Hasil perancangan berupa hunian vertikal dengan sistem
unit adaptif dan fleksibel yang memungkinkan pengembangan ruang sesuai
kebutuhan penghuni. Konsep tersebut didukung oleh ruang komunal, koridor
interaktif, ruang terbuka hijau, serta fasilitas penunjang yang terintegrasi.
Penerapan prinsip Arsitektur Metabolisme diharapkan menghasilkan hunian yang
adaptif, layak, dan tetap mendukung interaksi sosial masyarakat di kawasan
perkotaan padat.