Abstrak


PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN KARTU PINTAR ENERGI TERBARUKAN BERBANTUAN AUGMENTED REALITY TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SAINS SISWA KELAS X SMAN 4 SURAKARTA


Oleh :
Susiana Fajarwati - K2322084 - Fak. KIP

Susiana Fajarwati. K2322084. Pembimbing: Dr. Daru Wahyuningsih, S.Si., M.Pd. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU PINTAR ENERGI TERBARUKAN BERBANTUAN AUGMENTED REALITY TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SAINS SISWA KELAS X SMAN 4 SURAKARTA. Tugas Akhir, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan tingkat efektivitas penggunaan media pembelajaran kartu pintar energi terbarukan berbantuan Augmented Reality (AR) yang diintegrasikan dalam model Discovery Learning terhadap peningkatan pemahaman sains siswa. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian mencakup siswa kelas X SMAN 4 Surakarta, dengan sampel yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kedua kelas menggunakan model pembelajaran yang sama, namun dengan media perlakuan yang berbeda. Data dikumpulkan melalui instrumen tes tertulis (pretest dan posttest) untuk mengukur pemahaman kognitif siswa. Analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat (normalitas Shapiro-Wilk dan homogenitas), uji Independent Samples t-test, serta analisis N-Gain.Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai signifikansi t-test pada skor N-Gain sebesar 0,018 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan hasil belajar akhir yang signifikan antara kedua kelas. Kelas eksperimen dengan perlakuan media kartu pintar AR mencatatkan rata-rata N-Gain sebesar 0,75 (kategori tinggi), mengungguli kelas kontrol yang menggunakan media visual statis konvensional dengan N-Gain sebesar 0,65 (kategori sedang). Fitur visualisasi interaktif secara real-time pada media AR terbukti efektif mencegah beban kognitif berlebih (cognitive overload) serta memfasilitasi siswa secara optimal dalam menguasai indikator pemahaman sains pada ranah kognitif memahami (C2).Disimpulkan bahwa penggunaan media kartu pintar AR memberikan pengaruh yang signifikan dan efektivitas yang lebih baik terhadap peningkatan pemahaman sains siswa. Sebagai rekomendasi operasional, pencetakan marker kartu pintar sebaiknya menggunakan kertas bertekstur matte atau doff untuk meminimalisasi pantulan cahaya yang mengganggu deteksi AR. Selain itu, guru disarankan menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) spesifik yang memandu siswa dalam memanipulasi variabel simulasi guna melatih kemampuan penalaran sebab-akibat secara mendalam.