Abstrak


Pengaruh Metode Dual Coding Berbantuan Mind Mapping Digital terhadap Retensi dan Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Sistem Saraf


Oleh :
Fitryani - K4322047 - Fak. KIP

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh metode dual coding berbantu mind mapping digital terhadap retensi dan hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem saraf. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest-retest pada kelompok kontrol non-equivalent. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas XI yang dipilih lewat teknik cluster random sampling, yakni satu kelas eksperimen yang diberi perlakuan metode dual coding berbantu mind mapping digital dan satu kelas kontrol yang diberi perlakuan metode konvensional berbantu media power point. Kedua kelas menggunakan model pembelajaran yang sama yaitu model Discovery Learning. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar kognitif yang sudah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data meliputi uji prasyarat dan pengujian hipotesis menggunakan analisis kovarians (ANCOVA) untuk setiap variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dual coding berbantu mind mapping digital berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa, dengan rata-rata posttest kelas eksperimen (79,17) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (72,66). Hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,020 (<0,05) dengan partial eta squared sebesar 0,082 (kategori sedang). Metode ini juga berpengaruh signifikan terhadap retensi siswa dengan rata-rata retest kelas eksperimen (76,15) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (59,91). Hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,004 (<0,05) dengan partial eta squared sebesar 0,122 (kategori sedang). Tingkat retensi kelas eksperimen mencapai 96,19% (kategori sangat baik), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 82,46% (kategori sangat baik). Temuan ini mengindikasikan bahwa metode dual coding berbantuan mind mapping digital efektif meningkatkan hasil belajar kognitif sekaligus retensi siswa pada materi sistem saraf.