Abstrak
IMPLEMENTASI COMMUNITY-BASED TOURISM DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI LOKAL YANG INKLUSIF DARI WISATA SEJARAH DI KOTA SURAKARTA (STUDI KASUS PADA EKOSISTEM KOMUNITAS SOERAKARTA WALKING TOUR)
Oleh :
Miftakhul Huda - F0119079 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Pergeseran fokus dari sektor tradisional menuju optimalisasi potensi sumber daya
menjadi tanda transformasi ekonomi lokal, di mana aset sejarah dan budaya Kota
Surakarta yang sebelumnya dipandang sebagai benda mati mulai dikelola secara
kreatif sebagai modal produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi
prinsip-prinsip Community-Based Tourism dalam pengelolaan wisata sejarah di
Kota Surakarta serta dampak ekonominya terhadap perekonomian lokal, dengan
studi kasus pada komunitas Soerakarta Walking Tour (SWT). Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang
dianalisis melalui model interaktif serta diuji keabsahannya menggunakan
triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SWT telah
mengimplementasikan seluruh sepuluh prinsip CBT sesuai standar ASEAN CBT,
mulai dari pelibatan dan pemberdayaan masyarakat, kemitraan dengan multi
pemangku kepentingan, pengakuan dari otoritas resmi, peningkatan kesejahteraan
sosial, pembagian keuntungan yang adil dan transparan, penguatan ekonomi lokal
dan regional, penghormatan budaya lokal, kontribusi konservasi sumber daya,
peningkatan kualitas pengalaman wisatawan, hingga kemandirian finansial. Dari
sisi dampak ekonomi, aktivitas SWT terbukti menciptakan efek pengganda
(multiplier effect) yang signifikan melalui dampak langsung, tidak langsung, dan
lanjutan yang menjangkau UMKM formal maupun informal, sektor transportasi,
akomodasi, dan kuliner di sepanjang rute tur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
SWT merupakan model nyata pembangunan ekonomi endogen berbasis komunitas
yang mampu mengoptimalkan aset budaya lokal tanpa bergantung pada investasi
eksternal besar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih
inklusif dan merata di Kota Surakarta.