Abstrak
PENGARUH DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS TERHADAP GREENWASHING DENGAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL SEBAGAI MODERATOR
Oleh :
Putri Ramadhani - S432408014 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran direksi, ukuran
dewan komisaris, komposisi perempuan dalam direksi, dan komposisi perempuan
dalam dewan komisaris terhadap greenwashing dengan kepemilikan manajerial
sebagai moderator dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Penelitian ini
menggunakan two-tier context yang membagi dewan menjadi dua fungsi yaitu
direksi dan dewan komisaris. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitif dengan
populasi penelitian yaitu perusahaan yang terdaftar Bursa Efek Indonesia tahun
2022-2023. Penelitian ini menggunakan sampel dengan kriteria sampel yaitu (1)
perusahaan yang menerbitkan laporan tahunan dan laporan keberlanjutan, (2)
memiliki ESG Disclosure Score dan ESG Performance Score. Berdasarkan kriteria
tersebut didapatkan sampel sebanyak 182 perusahaan selama rentan tahun 2022-
2023. Hasil pemilihan model yang tepat digunakan dalam penelitian ini adalah
Random Effect Model.
Hasil yang telah dilakukan mendapatkan hasil bahwa ukuran direksi dan
ukuran dewan komisaris tidak mempengaruhi greenwashing sehingga H1 dan H2
ditolak. Selanjutnya untuk komposisi perempuan dalam direksi dan komposisi
perempuan dalam dewan komisaris berpengaruh negatif terhadap greenwashing
sehingga ketika semakin banyak komposisi perempuan dalam direksi dan dewan
komisaris maka dapat mengurangi terjadinya greenwashing. Hasil untuk variabel
moderasi mendapatkan hasil bahwa kepemilikan manajerial tidak memperkuat
pengaruh antara ukuran direksi, ukuran dewan komisaris, dan komposisi
perempuan dalam dewan komisaris terhadap greenwashing sehingga H5, H6, dan
H8 ditolak. Namun untuk H7 diterima yaitu kepemilikan manajerial memperkuat
pengaruh komposisi perempuan dalam direksi terhadap greenwashing.