Abstrak
Persepsi Ancaman AI (Artificial Intelligence) Pada Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Berdasarkan Teori UTAUT(Unified Theory of Acceptance And Use of Technology)
Oleh :
Noris Mahatma Andrias - K7722063 - Fak. KIP
Penelitian
ini bertujuan menganalisis persepsi ancaman Artificial Intelligence (AI)
pada mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Sebelas Maret ditinjau dari
empat konstruk Unified Theory of Acceptance and Use of Technology
(UTAUT): harapan kinerja, harapan usaha, pengaruh sosial, dan kondisi
memfasilitasi.
Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data
dikumpulkan menggunakan wawancara mendalam semi-terstruktur dan kuesioner
triangulasi terhadap delapan informan angkatan 2022 dan 2023 yang dipilih
secara purposive sampling. Hasil
penelitian menunjukkan seluruh konstruk UTAUT relevan dalam menjelaskan pola
penerimaan AI. Harapan Kinerja menjadi konstruk
paling dominan (rata-rata 3,43), namun memicu persepsi bahwa efisiensi jangka pendek dapat mengikis
kemampuan analisis dan berpikir kritis dalam jangka panjang. Sebaliknya, kondisi memfasilitasi
memperoleh skor terendah (rata-rata 2,98) akibat kurangnya kebijakan
dari pihak institusi. Penelitian ini mengidentifikasi
empat ancaman utama (1)
penurunan kemampuan berpikir kritis dan ketergantungan yang berlebihan; (2) plagiarisme; (3) risiko ketidakakuratan
informasi; serta (4) ancaman terhadap kesiapan profesional. Program Studi Pendidikan Akuntansi direkomendasikan untuk
segera membuat kebijakan AI yang komprehensif, mengintegrasikan literasi AI kedalam
kurikulum serta memperkuat pengawasan integritas akademik.