Abstrak


PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP HUBUNGAN ANTARA COMPUTATIONAL THINKING DAN PROMPT ENGINEERING AI DALAM PEMBELAJARAN STEM


Oleh :
Yosef Argo Krismawan - K3522083 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui persepsi mahasiswa mengenai kontribusi Computational Thinking (CT) terhadap penerapan Prompt Engineering AI dalam pembelajaran STEM, dan (2) menganalisis keterkaitan antara indikator CT dan Prompt Engineering AI menurut perspektif mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif fenomenologi. Sumber data penelitian adalah lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) UNS yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara fenomenologis mendalam secara tatap muka. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber dan member check. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan bantuan ATLAS.ti yang menghasilkan 75 kode, 13 code groups, dan enam tema. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, seluruh partisipan mempersepsikan CT sebagai fondasi kognitif yang menentukan kualitas praktik Prompt Engineering AI mereka, yang terwujud dalam empat pola: pemahaman mendalam terhadap masalah sebagai prasyarat prompt yang efektif; kemampuan berpikir terstruktur sebagai penentu kualitas interaksi dengan AI; pengalaman proyek STEM sebagai fondasi kemampuan prompting; serta CT sebagai pendorong penggunaan AI yang kritis dan bijak. Kedua, terdapat keterkaitan nyata antara enam indikator CT dan indikator Prompt Engineering AI: Dekomposisi mendasari desain prompt terstruktur; Pengenalan Pola mendasari evaluasi kritis output AI; Abstraksi berkontribusi pada dua pada indikator Prompt Engineering AI yaitu Desain Terstruktur dan Evaluasi Kritis; Algoritmik membentuk prompt yang prosedural; Evaluasi Solusi mendorong penilaian kritis teknis dan reflektif; serta Adaptasi menggerakkan iterasi prompt secara berkelanjutan. Keseluruhan temuan terangkum dalam CRAFT Conceptual (Computational Thinking – Reflective AI Prompting – Assessment – Feedback Refinement – STEM Transformation) sebagai kontribusi teoritis penelitian. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan partisipan lintas program studi dan menggunakan pendekatan mixed methods.