Abstrak
Pengaruh Variasi Jumlah Unit Cell dan Jenis Material Filamen terhadap Karakteristik Tarik Struktur 2D Re-Entrant Honeycomb Menggunakan Metode Elemen Hingga
Oleh :
Kanda Abednego Wibowo - I0419047 - Fak. Teknik
Struktur mechanical metamaterial auxetic
re-entrant honeycomb memiliki potensi besar dalam rekayasa material
karena sifat mekaniknya dapat dikendalikan melalui geometri. Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh variasi jumlah unit cell dan jenis
material filamen terhadap karakteristik tarik struktur 2D re-entrant
honeycomb menggunakan metode elemen hingga. Simulasi dilakukan menggunakan
perangkat lunak ANSYS Static Structural terhadap dua belas model, yang
merupakan kombinasi empat variasi jumlah unit cell (1, 3, 5, dan 7 sel)
dengan tiga jenis material filamen, yaitu PLA, PETG, dan ABS. Struktur
diintegrasikan pada gage section spesimen ASTM D638 Type II
dengan pembebanan berbasis perpindahan sebesar 5 mm. Hasil simulasi menunjukkan
bahwa penambahan jumlah unit cell menurunkan kekakuan efektif struktur,
ditunjukkan oleh menurunnya gaya reaksi dan tegangan von-Mises. Pada
material PLA, gaya reaksi menurun dari 589,25 N pada 1 sel menjadi 388,17 N
pada 7 sel. PLA menghasilkan kekakuan tertinggi, disusul PETG dan ABS.
Distribusi tegangan terpusat pada sudut re-entrant sesuai mekanisme
deformasi auxetic. Jumlah unit cell dan jenis material dapat
digunakan sebagai dua parameter perancangan untuk menyesuaikan karakteristik
tarik struktur sesuai kebutuhan aplikasi.