Abstrak
STUDI EKSPERIMENTAL PERILAKU GESER BALOK BETON BERTULANG DENGAN VARIASI RASIO BENTANG GESER TERHADAP TINGGI EFEKTIF (A/D = 3,0 DAN 3,5) TANPA TULANGAN GESER
Oleh :
Abyan Zahran Robbani - I0122003 - Fak. Teknik
High Volume Fly Ash Self-Compacting Concrete (HVFA-SCC) merupakan inovasi material yang mensubstitusi minimal 50% semen dengan fly ash, namun perilaku dan kapasitas gesernya pada elemen struktural masih perlu dikaji, terutama pada balok tanpa tulangan geser (ρv = 0%) yang kapasitas gesernya ditahan oleh mekanisme internal beton. Rasio bentang geser terhadap tinggi efektif (a/d) menjadi parameter penting, dengan zona transisi sekitar a/d = 3,0 yang sensitif terhadap perubahan mekanisme transfer geser. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi rasio a/d = 3,0 dan 3,5 terhadap perilaku geser balok HVFA-SCC tanpa tulangan geser.Penelitian dilakukan secara eksperimental pada enam balok HVFA-SCC tanpa tulangan geser, masing-masing tiga balok a/d = 3,0 dan 3,5, pada umur 90 hari menggunakan metode two-point loading. Parameter yang diamati meliputi kapasitas ultimit, lendutan, regangan, pola retak, dan mode kegagalan, serta dibandingkan dengan prediksi Persamaan Niwa.Hasil menunjukkan balok a/d = 3,5 memiliki kapasitas ultimit rata-rata 155,07 kN, lebih tinggi dibandingkan a/d = 3,0 sebesar 134,37 kN, dengan CoV masing-masing 26,98% dan 3,88%. Pola retak a/d = 3,0 lebih pendek akibat arching action, sedangkan a/d = 3,5 didominasi beam action. Seluruh benda uji mengalami keruntuhan geser getas. Persamaan Niwa bersifat konservatif dengan prediksi kapasitas geser lebih rendah dari hasil eksperimen (Vu/VNiwa = 2,22–2,71).