Abstrak


Pengaruh Literasi Digital dan Adopsi Perbankan Digital terhadap Inklusi Keuangan di Negara Berkembang dan Berpendapatan Menengah Lintas Kawasan Periode 2016-2023


Oleh :
Aneke Lukluatul Mariyah Priono - F0222023 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Literacy Rate (DLR) dan Digital Banking Adoption Rate (DBAR) terhadap Financial Inclusion Rate (FIR) pada 65 negara berkembang dan berpendapatan menengah selama periode 2016–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari Global Findex Database, International Telecommunication Union (ITU), Worldwide Governance Indicators (WGI), dan World Development Indicators (WDI). Model estimasi utama menggunakan Fixed Effects Model (FEM) yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, sedangkan System Generalized Method of Moments (Sys-GMM) digunakan sebagai uji robustness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Literacy Rate (DLR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Inclusion Rate (FIR), sedangkan Digital Banking Adoption Rate (DBAR) menunjukkan pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Financial Inclusion Rate (FIR). Hasil robustness check melalui Sys-GMM mengonfirmasi konsistensi arah hubungan kedua variabel tersebut, meskipun signifikansi DLR melemah setelah efek dinamis dimasukkan. Selain itu, koefisien lag Financial Inclusion Rate (L.FIR) yang positif dan signifikan mengindikasikan adanya efek persistensi, di mana perkembangan inklusi keuangan sangat dipengaruhi oleh capaian struktural pada periode sebelumnya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan literasi digital harus terus didorong, sementara tingginya adopsi perbankan digital memerlukan mitigasi kesenjangan infrastruktur dan penurunan hambatan biaya awal agar layanan tersebut tidak sekadar menjadi medium transaksi bagi nasabah eksisting, tetapi juga berkontribusi optimal menarik populasi unbanked ke dalam sistem keuangan formal.