Abstrak
Tindak Tutur Mengkritik dan Strategi Kesantunan Warganet dalam Kolom Komentar Instagram @dpr_ri dan @sekretriat.kabinet Tentang Isu Pengesahan RUU Perampasan Aset.
Oleh :
Nabila Naura Ayu - B0222051 - Fak. Ilmu Budaya
Penelitian ini dilakukan dengan adanya fenomena yang muncul dikalangan masyarakat melalui media sosial Instagram
yang merupakan sarana komunikasi sehari-hari. Adanya Instagram @dpr_ri dan
@sekretariat.kabinet yang dikenal kontroversi sehingga banyak ragam tuturan
yang muncul dalam kolom komentar kedua Instagram tersebut
memunculkan fenomena kebahasaan yang menarik untuk dikaji lebih lanjut. Berdasarkan
latar belakang tersebut, maka penelitian ini akan membahas terkait (i)
bagaimana tindak tutur mengkritik warganet dalam kolom komentar Instagram
@dpr_ri dan @sekretariat.kabinet tentang isu pengesahan RUU Perampasan Aset? (ii) bagaimana
strategi kesantunan warganet
dalam kolom komentar
Instagram @dpr_ri dan @sekretariat.kabinet tentang isu pengesahan RUU
Perampasan Aset?
Penelitian ini dilakukan guna mencapai tujuan yaitu (i)
mendeskripsikan penggunaan tindak tutur mengkritik warganet dalam kolom
komentar Instagram @dpr_ri dan
@sekretariat.kabinet tentang isu pengesahan RUU Perampasan Aset.(ii)mendeskripsikan penggunaan strategi kesantunan
warganet dalam kolom komentar Instagram @dpr_ri dan @sekretariat.kabinet
tentang isu pengesahan RUU Perampasan Aset.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan
pendekatan pragmatik. Sumber
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kolom komentar Instagram
@dpr_ri dan @sekretariat.kabinet. Data dalam penelitian ini berupa tuturan
warganet dalam kolom komentar akun Instagram @dpr_ri dan @sekretariat.kabinet
berupa kata, frasa dan kalimat yang mengandung penanda lingual tindak
tutur mengkritik dan strategi kesantunan beserta konteksnya. Metode pemerolehan data dalam penelitian
ini menggunakan metode simak dengan teknik catat. Data yang telah
diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis kontekstual. Hasil analisis data
yang telah diperoleh kemudian disajikan dengan metode informal.
Hasil penelitian ini adalah ditemukan dua jenis strategi
tindak tutur mengkritik langsung berupa penilaian negatif, pencelaan, ekspresi
pertentangan, pernyataan kesulitan dan pernyataan masalah. Dalam penelitian ini
ditemukan penggunaan kritik tidak langsung berupa menunjukkan standar,
menunjukkan koreksi, tuntutan perubahan, permintaan perubahan, nasihat
perubahan saran perubahan dan pengandaian. Selanjutnya, ditemukan adanya empat
jenis strategi kesantunan, yaitu strategi kesantunan tidak langsung, strategi
kesantunan positif, strategi kesantunan negatif dan strategi kesantunan
samar-samar.