Abstrak


Pusat Seni dan Budaya Wayang di Kabupaten Pacitan dengan Pendekatan Eko-Kultur


Oleh :
Yuniar Noka Cahyani - I0222144 - Fak. Teknik

Kebudayaan wayang merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai sejarah, sosialm dan budaya yang wajib dilestarikan. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dan perubahan minat generasi muda yang semakin berkurang terhadap kesenian tradisional Indonesia, khususnya kesenian wayang yang menjadi kesenian tradisional Indonesia yang menduduki level 2 kesenian yang kurang diminati oleh generasi muda. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan terbatasnya sarana prasarana untuk pelestarian, pengembangan, edukasi, dan apresiasi seni dan budaya wayang khususnya di Kabupaten Pacitan. Oleh karena itu, diperlukannya suatu wadah yang dapat mengintegrasikan berbagai kegiatan kesenian, pelestarian, dan pengembangan kesenian wayang secara terpadu. Pedekatan eko-kultur (Eco-Culture) diterapkan dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya wayang, kearifan lokal, kondisi lingkungan, dan prinsip keberlanjutan dalam tapak, ruang, bentuk dan tampilan, struktur, utilitas, serta material.