Abstrak
Hubungan Antara Intensitas Interaksi Sosial dengan Penerimaan Sosial Murid Reguler terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SDN Bromantakan Surakarta Tahun 2026
Oleh :
Syifa` Ansori - K5119068 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas interaksi sosial yang terjalin dengan penerimaan sosial murid reguler terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SDN Bromantakan Surakarta Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 59 murid reguler kelas IV, V, dan VI yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua instrumen angket, yaitu instrumen Intensitas Interaksi Sosial dan instrumen Penerimaan Sosial, yang masing-masing terdiri dari 12 butir pernyataan dengan skala Likert 4 poin. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensitas Interaksi Sosial (Mean = 36,00) dan Penerimaan Sosial (Mean = 37,73) murid reguler terhadap ABK berada pada kategori Tinggi. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,770 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), sehingga Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan dengan kekuatan yang kuat antara intensitas interaksi sosial dengan penerimaan sosial murid reguler terhadap ABK di SDN Bromantakan Surakarta Tahun 2026. Semakin tinggi intensitas interaksi sosial yang terjalin, semakin tinggi pula penerimaan sosial murid reguler terhadap ABK.