Abstrak
PENGARUH MOTIVASI WISATA TERHADAP CUSTOMER DELIGHT DENGAN CUSTOMER ENGAGEMENT SEBAGAI PEMEDIASI: STUDI PADA WISATA BUDAYA KAMPUNG BATIK LAWEYAN
Oleh :
Septian Ade Mahendra - S412408043 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Nama: SEPTIAN ADE MAHENDRA. NIM: S412408043. Program
Studi: Magister Manajemen. Judul Tesis: PENGARUH MOTIVASI WISATA TERHADAP CUSTOMER
DELIGHT DENGAN CUSTOMER ENGAGEMENT SEBAGAI PEMEDIASI: STUDI PADA
WISATA BUDAYA KAMPUNG BATIK LAWEYAN.
Perkembangan industri pariwisata yang semakin kompetitif menuntut destinasi
wisata budaya tidak hanya menawarkan daya tarik sejarah dan budaya, tetapi juga
mampu menciptakan pengalaman yang mendorong keterlibatan wisatawan dan
menghasilkan customer delight. Kampung Batik Laweyan sebagai kawasan wisata
budaya memiliki potensi melalui kekayaan sejarah, tradisi batik, dan aktivitas
budaya yang ditawarkan kepada wisatawan. Namun, mekanisme bagaimana motivasi
wisatawan membentuk customer delight melalui pengalaman wisata budaya dan
customer engagement masih perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh motivasi wisatawan terhadap dimensi pengalaman
wisata budaya yang meliputi authenticity, education, entertainment,
dan hedonism, menganalisis pengaruh keempat dimensi tersebut terhadap customer
engagement, serta menguji peran customer engagement dalam
membentuk customer delight pada wisata budaya Kampung Batik
Laweyan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
eksplanatori. Populasi penelitian adalah wisatawan yang pernah berkunjung ke
Kampung Batik Laweyan, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive
sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima
poin dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial
Least Squares (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS. Model
penelitian melibatkan motivasi wisata sebagai variabel eksogen, authenticity,
education, entertainment, dan hedonism sebagai dimensi
pengalaman wisata budaya, customer engagement sebagai variabel
mediasi, serta customer delight sebagai variabel endogen. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa motivasi wisata berpengaruh positif dan signifikan
terhadap customer delight yang dimediasi melalui customer engagement. Temuan
tersebut memberikan implikasi bahwa penciptaan pengalaman wisata budaya yang
sesuai dengan motivasi wisatawan dapat menjadi salah satu strategi untuk
meningkatkan keterlibatan wisatawan dan menghasilkan customer delight.
Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan
kajian pemasaran pariwisata dengan mengintegrasikan motivasi wisata, pengalaman
wisata budaya, customer engagement, dan customer delight.
Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi pengelola Kampung
Batik Laweyan dalam merancang pengalaman wisata yang lebih autentik, edukatif,
menghibur, dan mampu memberikan kesenangan kepada wisatawan.