Abstrak
ANALISIS RISIKO K3 PADA STRUKTUR ATAS GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE MACHINE LEARNING
Oleh :
Nauval Rizky Dimyati - I0122145 - Fak. Teknik
Nauval Rizky Dimyati, 2026. Analisis Risiko K3 pada Struktur
Atas Gedung Bertingkat Menggunakan Metode Machine Learning. Skripsi
Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret,
Surakarta.Meningkatnya angka kecelakaan kerja
pada sektor konstruksi, khususnya pada pekerjaan struktur atas gedung
bertingkat, menunjukkan pentingnya penerapan sistem keselamatan kerja yang
mampu mendukung pengambilan keputusan secara lebih proaktif. Penelitian ini
bertujuan merancang model machine learning untuk memprediksi tingkat
risiko kecelakaan kerja, mengevaluasi performa algoritma yang digunakan, serta
mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap tingkat risiko
kecelakaan kerja.Penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan memanfaatkan sebanyak 860 data yang terdiri atas tujuh
variabel masukan, yaitu kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD), kondisi cuaca,
alat berat, waktu shift, jenis pekerjaan, pengalaman kerja, dan
ketinggian pekerjaan. Data diproses melalui tahap preprocessing meliputi
One-Hot Encoding, pelabelan tingkat risiko menggunakan algoritma K-Means
Clustering, pembagian data train-test sebesar 80:20, serta
penyeimbangan kelas menggunakan metode Synthetic Minority Over-sampling
Technique (SMOTE). Selanjutnya dilakukan pelatihan dan evaluasi model
menggunakan algoritma Random Forest dan Extreme Gradient Boosting
(XGBoost). Model terbaik kemudian diimplementasikan ke dalam aplikasi
berbasis Streamlit sebagai Decision Support System bagi praktisi
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).Hasil penelitian menunjukkan bahwa
algoritma Random Forest memberikan performa terbaik dengan nilai accuracy
sebesar 79,65%, precision sebesar 79,87%, recall sebesar 79,65%,
dan F1-score sebesar 79,73%, lebih tinggi dibandingkan algoritma XGBoost.
Analisis feature importance menunjukkan bahwa kelengkapan APD merupakan
faktor yang paling berpengaruh terhadap tingkat risiko kecelakaan kerja,
diikuti oleh pengalaman kerja dan ketinggian pekerjaan. Implementasi model ke
dalam aplikasi Streamlit memungkinkan praktisi K3 memperoleh prediksi tingkat
risiko secara cepat sebagai dasar pengambilan keputusan, sehingga dapat
mendukung upaya pencegahan kecelakaan kerja secara lebih proaktif pada
pekerjaan struktur atas gedung bertingkat.