;

Abstrak


PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR KELAS VI SD


Oleh :
Tania Diar Kristian Putri - S032508088 - Fak. KIP

Modul ajar merupakan salah satu bagian penting dari perangkat pembelajaran untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan perangkat pembelajaran berupa  modul  ajar berbasis deep learning,  mengembangkan dan menganalisis kelayakan modul ajar berbasis deep learning untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran, dan mengetahui efektivitas modul ajar yang dikembangkan dalam meningkatkan kemampuan problem solving dan memberikan motivasi belajar pada materi pecahan.Penelitian ini mengadaptasi jenis penelitian research and development model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VI, guru wali kelas VI, dan ketua K3S. Sumber data diperoleh dari kegiatan observasi, wawancara dan uji pretest postest. Hasil temuan dalam penelitian yang pertama tentang kebutuhan modul ajar berbasis deep learning melalui kegiatan wawancara yaitu sangat dibutuhkan karena hanya 3 sekolah yang melakukan pengembangan dan ketersediaan modul tidak sesuai dengan kebutuhan belajar siswa. Maka, diperlukan solusi berupa pengembangan modul ajar berbasis deep learning. Produk modul ajar yang dikembangkan telah melewati uji validitas para ahli dan dinyatakan “sangat layak” dengan persentase ahli materi 98%, ahli produk/media 93,75%, dan ahli bahasa 97,5%. Keunggulan produk ini yaitu mengadaptasi 3 model pembelajaran dan dikonsep dengan permainan sehingga memiliki keefektifan 58,72% “cukup efektif” meningkatkan kemampuan problem solving, dan 95% termasuk kategori “sangat efektif” dalam memberikan motivasi belajar siswa materi pecahan.