;

Abstrak


PENDEKATAN HEUTAGOGY GURU PENJASKES MELALUI KELOMPOK KERJA GURU DI KABUPATEN KARANGANYAR


Oleh :
Dany Kurniawan - A122308001 - Fak. Keolahragaan

ABSTRAKDany Kurniawan. A122308001. 2025. Pendekatan Heutagogy Guru Penjaskes Melalui Kelompok Kerja Guru di Kabupaten Karanganyar. TESIS. Pembimbing I: Prof. Dr. Furqon Hidayatulloh M.Pd, Pembimbing II: Dr. Waluyo, M.Or.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pendekatan heutagogi dalam meningkatkan profesionalisme guru Pendidikan Jasmani (Penjaskes), mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan diri guru, serta mengkaji peran Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam mendukung implementasi pendekatan heutagogi di Kabupaten Karanganyar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sembilan narasumber yang terdiri dari enam guru Penjaskes sekolah dasar dan tiga pengurus KKG Penjaskes, serta didukung oleh studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan heutagogi memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru Penjaskes, terutama dalam aspek kemandirian belajar, kreativitas, dan inovasi pembelajaran. Pengembangan diri guru dipengaruhi oleh faktor internal berupa motivasi pribadi, tanggung jawab profesional, dan komitmen sebagai pembelajar sepanjang hayat, serta faktor eksternal seperti dukungan sekolah, keluarga, kebijakan pemerintah, dan lingkungan kolegial. Selain itu, KKG berperan strategis sebagai wadah kolaboratif yang memfasilitasi pelatihan, diskusi, berbagi pengalaman pembelajaran inovatif, dan penguatan jejaring profesional guna mendukung implementasi heutagogi.Simpulan: penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan heutagogi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan individu guru, tetapi juga oleh dukungan sistemik melalui peran aktif KKG. Sinergi antara motivasi personal guru dan dukungan kelembagaan menjadi kunci dalam meningkatkan profesionalisme guru Penjaskes secara berkelanjutan di era pendidikan 4.0.