Abstrak
ANALISIS PENGARUH KEDALAMAN SUMUR TERHADAP POTENSI DAYA TERMAL DAN DAYA BERSIH PANAS BUMI LOOP TERTUTUP
Oleh :
Happy Qurnia Atmadja - K2522032 - Fak. KIP
Happy Qurnia Atmadja, K2522032. Pembimbing: Dr. Eng.
Nugroho Agung Pambudi, S.Pd., M.Eng. ANALISIS PENGARUH KEDALAMAN SUMUR TERHADAP
POTENSI DAYA TERMAL DAN DAYA BERSIH PANAS BUMI LOOP TERTUTUP. Skripsi,
Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret,
Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Juli 2026. Sistem panas bumi closed-loop
berkonfigurasi U-shape yang dipadukan dengan Organic Rankine
Cycle (ORC) menjadi solusi atas masalah ketergantungan permeabilitas dan
risiko korosi pada sistem konvensional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi
kelayakan teknis sistem tersebut untuk menentukan batas kedalaman minimum
penghasil daya bersih (net power) positif secara mandiri dan titik
performa optimalnya. Simulasi komputasional termodinamika dilakukan dengan
memvariasikan kedalaman sumur dari 3.000 hingga 5.000 m (interval 1 m). Kinerja
sistem dianalisis menggunakan n-Pentane dan R245fa sebagai fluida
kerja. Hasil simulasi menunjukkan produksi daya bersih meningkat proporsional
seiring bertambahnya kedalaman sumur, dengan performa tertinggi pada 5.000 m. n-Pentane
terbukti jauh lebih unggul dibandingkan R245fa, meski beban kerja pompa R245fa
lebih rendah, n-Pentane memiliki profil kecocokan temperatur (temperature
matching) yang lebih ideal terhadap fluida panas bumi bersuhu menengah.
Kondisi ini efektif menekan kerugian eksergi saat perpindahan panas, sehingga
konversi energi termal menjadi kerja mekanis jauh lebih optimal. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa integrasi sistem closed-loop dan ORC berbasis n-Pentane
sangat layak untuk dikembangkan untuk memaksimalkan pembangkit listrik.