Abstrak


PENGARUH KREDIBILITAS INFLUENCER TERHADAP PEMBELIAN BARANG FASHION DENGAN BRAND TRUST DAN BRAND LOVE SEBAGAI MEDIASI


Oleh :
Faris Abdul Majid - F0422068 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas influencer terhadap minat pembelian produk fashion dengan Brand Trust dan Brand Love sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran digital, khususnya pada industri fashion yang memiliki karakteristik simbolik dan emosional. Model penelitian dikembangkan berdasarkan Source Credibility Model yang menjelaskan bahwa kredibilitas influencer terdiri atas expertise, trustworthiness, dan attractiveness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner online kepada responden yang aktif menggunakan media sosial dan pernah melihat promosi produk fashion oleh influencer. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0.penelitian ini ingin menunjukkan bahwa kredibilitas influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention, Brand Trust, dan Brand Love. Selain itu, Brand Love terbukti berpengaruh positif terhadap Brand Trust. Variabel Brand Trust dan Brand Love juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa Brand Trust dan Brand Love mampu memediasi hubungan antara kredibilitas influencer dan purchase intention secara signifikan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengaruh influencer terhadap minat beli konsumen tidak hanya dibentuk melalui aspek rasional berupa kepercayaan terhadap merek, tetapi juga melalui keterikatan emosional konsumen terhadap merek. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur influencer marketing, khususnya pada konteks industri fashion di Indonesia, dengan mengintegrasikan Brand Trust dan Brand Love sebagai mediasi paralel. Secara praktis, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pelaku bisnis dan pemasar digital dalam memilih influencer yang memiliki kredibilitas tinggi untuk meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk fashion.