Abstrak
Analisis Pengaruh Fluktuasi Harga Emas Dunia, Harga Minyak Mentah Dunia, dan Nilai Tukar terhadap Perekonomian Indonesia
Oleh :
Maulana Rahmat Setiawan - F0119076 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian memiliki tujuan untuk menganalisis
pengaruh fluktuasi variabel harga emas dunia, harga minyak dunia, dan nilai
tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terhadap perekonomian Indonesia.
Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif. Data dalam
penelitian menggunakan data sekunder dengan deret waktu tahunan dari periode
1988–2022, dengan variabel bebas antara lain perubahan harga emas dunia,
perubahan harga minyak dunia, dan perubahan nilai tukar Rupiah Indonesia
terhadap dolar Amerika Serikat, yang semuanya dinyatakan sebagai perubahan natural
logaritma dan ditafsirkan sebagai persentase. Variabel terikat adalah Produk
Domestik Bruto Riil Indonesia sebagai proksi Perekonomian Indonesia. Variabel terikat
berbentuk perubahan nilai natural log yang diinterpretasikan sebagai persentase
dengan bentuk perubahan first difference yang nilainya dapat digunakan
sebagai proksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode analisis dalam penelitian
menggunakan analisis regresi linear berganda nonlinear pada tingkat first
difference dengan patahan struktural sebagai variabel dummy pulse
melalui metode informasi kriteria global dan patahan struktural Bai-Perron
sebagai variabel dummy shift. Hasil menunjukkan bahwa: perubahan harga
emas dunia memiliki koefisien linear dan kuadrat negatif dan tidak signifikan
terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perubahan harga minyak dunia memiliki
koefisien linear positif dan koefisien kuadrat negatif namun tidak signifikan
terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perubahan nilai tukar Rupiah terhadap
dolar Amerika Serikat berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,
dengan koefisien linear negatif dan koefisien kuadrat negatif. Patahan
struktural tahun 1999 dan 2018 signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi
Indonesia. Pasca tahun 1998 terbukti tren proyeksi rata-rata pertumbuhan
ekonomi Indonesia bergeser. Secara simultan (Uji F), variabel independen dan
variabel dummy dalam model berpengaruh signifikan terhadap perubahan PDB
riil.