Abstrak


Analisis Tipe Perilaku Konsumen dalam Membeli Produk Minyak Atsiri Aromaterapi di Kabupaten Karanganyar


Oleh :
Ambarwati Nurjanah - H0820011 - Fak. Pertanian

Minyak atsiri merupakan campuran senyawa organik yang dihasilkan dari berbagai bagian tumbuhan seperti daun, bunga, batang, akar, dan biji. Minyak atsiri banyak digunakan sebagai aromaterapi yang berfungsi sebagai pengharum ruangan, pelega pernafasan, pemberi rasa sejuk, dan lain-lain. Minyak atsiri aromaterapi telah menjadi produk yang semakin populer di berbagai kalangan masyarakat salah satunya di Kabupaten Karanganyar. Kabupaten Karanganyar merupakan daerah yang memiliki penduduk dengan mobilitas cukup tinggi, dimana sebagian besar waktunya dihabiskan di luar rumah sehingga banyak masyarakat yang membutuhkan minyak atsiri aromaterapi sebagai upaya menjaga kesehatan fisik dan mental. Setiap merek minyak atsiri aromaterapi yang beredar di pasaran memiliki atribut produk yang berbeda, sehingga konsumen akan dihadapkan oleh berbagai pilihan dalam mengambil keputusan pembelian yang menyebabkan adanya beragam tipe perilaku konsumen. Penelitian ini menggunakan metode dasar deskriptif analitis. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di Kabupaten Karanganyar. Jumlah responden sebanyak 100 konsumen minyak atsiri aromaterapi yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis desain inventaris keterlibatan, analisis uji Anova satu arah, dan model tipe perilaku konsumen. Hasil dari penelitian menunjukkan tingkat keterlibatan konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian minyak atsiri aromaterapi di Kabupaten Karanganyar tergolong tinggi, artinya konsumen berperan aktif dalam mencari informasi, memahami, dan menilai berbagai pilihan produk minyak atsiri aromaterapi yang ada. Perbedaan antar merek minyak atsiri aromaterapi menurut konsumen di Kabupaten Karanganyar adalah nyata, artinya konsumen mempertimbangkan dan melihat adanya perbedaan yang jelas dan nyata dari berbagai merek minyak atsiri aromaterapi. Tipe perilaku konsumen minyak atsiri aromaterapi di Kabupaten Karanganyar adalah perilaku pembelian kompleks, artinya konsumen memiliki keterlibatan yang tinggi dalam proses pengambilan keputusan pembelian dan melihat adanya perbedaan yang nyata di antara merek minyak atsiri aromaterapi, sehingga konsumen selektif mempertimbangkan merek yang akan dibeli.