Abstrak
Narasi Kebencanaan Sebagai Latar Belakang Terbentuknya Kesadaran Mitigasi Bencana Pada Masyarakat Desa Pereng Pasca Gempa 2006
Oleh :
Fini Latifah - K8422036 - Fak. KIP
Penelitian ini
mengkaji bagaimana pengalaman kolektif dan memori kolektif masyarakat Desa
Pereng Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten akan bencana gempa bumi pada 27 Mei
2006 yang membentuk narasi kebencanaan sebagai latar belakang terciptanya
kesadaran mitigasi bencana selama dua dekade pasca bencana terjadi. Penelitian
ini sendiri menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif studi kasus dengan
melakukan wawancara mendalam dan dokumentasi sebagai teknik dalam pengumpulan
data sekaligus menggunakan teknik purposive sampling dalam pemilihan
informan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis data isi yang
terdiri dari unitisasi, kategorisasi, inferensi, validasi dan interpretasi.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa narasi kebencanaan yang terbentuk pada
masyarakat Desa Pereng terdiri dari tiga lapis narasi yang saling berkaitan
yakni narasi traumatis, resiliensi, dan kritik. Ketiga lapis narasi tersebut
diwariskan secara informal melalui tradisi lisan pada generasi yang tidak
mengalami kejadian tersebut. Pewarisan tersebut membentuk kesadaran mitigasi
bencana yang dibagi menjadi tiga dimensi yakni dimensi kognitif, afektif, dan
konatif. Landasan teori konstruksi sosial risiko dari Mary Douglas dan Aaron
Wildavsky yang digunakan dalam memandang sebuah risiko sebagai bentuk dari
produk sosial budaya melalui proses konstruksi dari seleksi bahaya berbasis
bias kultural. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa kesadaran mitigasi
bencana dalam skala kelompok masyarakat merupakan hasil dari proses konstruksi
sosial yang berasal dari narasi kebencanaan dan nilai-nilai sosial kolektif
yang telah tertanam dalam kelompok.