Abstrak
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Potensi lokal Dengan Orientasi Literasi Membaca Siswa kelas 1 SD
Oleh :
Ikka Dewi Lestari - K972408001 - Fak. KIP
Ikka Dewi Lestari.2025. Pengembangan Bahan Ajar
Berbasis Potensi Lokal dengan Orietasi Literasi Membaca Siswa Kelas 1 SD.
Tesis. Pembimbing: Dr Suhartono, M.Pd Kopembimbing: Dr Kartika Christy
Suryandari, M.Si, Program Studi S-2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian
ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis kebutuhan bahan ajar berbasis potensi
local dalam pembelajaran Literasi membaca siswa kelas 1 SD, (2) Menghasilkan
kelayakan bahan ajar berbasis potensi local dalam pembelajaran Literasi membaca
siswa kelas 1 SD, (3) Menganalisis keefektifan bahan ajar berbasis potensi
local dalam pembelajaran Literasi membaca siswa kelas 1 SD. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan
pengembangan (R&D) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Jenis data
yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yang
digunakan adalah informan dari guru SD Negeri Mergosono, ahli pengembangan
dosen S-2 PGSD FKIP UNS dan siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan
berupa wawancara , observasi,angket, dam tes. Teknik analisis data dalam
penelitian ini yaitu analisis kuantitatif, analisis data kualitatif dan uji
keefektifan buku bahan ajar membaca Mata pelajaran Bahasa Indonesia berbasis
Kearifan lokal. Hasil
penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, Pengembangan bahan ajar
Berbasis potensi local dengan orientasi literasi membaca siswa kelas 1 SD pada
mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dikembangkan dengan model ADDIE memiliki
karakteristik yaitu materi pada buku bahan ajar Bahasa Indonesia berbasis
potensi local berorientasi literasi memuat kearifan local yang terdapat di
Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kedua, Kelayakan buku bahan ajar berbasis
potensi local dengan orientasi literasi membaca siswa kelas 1 SD melalui kritik,
saran, dan komentar dari ahli validasi,pernyataan para ahli, serta komentar
guru dan siswa menunjukan bahwa produk yang dikembangkan layak dan sesuai
digunakan dalam pembelajaran. Ketiga, bahan ajar berbasis potensi local
berorientasi literasi membaca siswa terbukti efektif untuk meningkatkan
keterampilan berpikir kritis. Hal ini dapat dilihat dari nilai Uji N-gain pada kelas eksperimen diperoleh 0,71 dengan
klasifikasi tinggi. Sedangkan Uji N-gain pada kelas kontrol sebesar 0,54 dengan
klasifikasi sedang . Uji effect size diperoleh nilai 1,10 dengan klasifikasi
sangat besar . Hasil perbandingan persentase rata-rata keterampilan berpikir
kritis siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari pada persentase rata-rata
keterampilan berpikir kritis pada kelas kontrol. Kesimpulan
dari penelitian ini adalah proses pengembangan dilakukan secara terstruktur dan
terarah, Bahan ajar berbasis potensi local berorientasi literasi yang
dihasilkan sudah teruji kelayakan dan produk yang dikembangkan efektif
digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis.
Kata kunci: Literasi membaca permulaan, Kearifan lokal, bahan
ajar.