Abstrak
RANCANG BANGUN SISTEM SAMBUNGAN BAUT PADA MATA POTONG MESIN GRINDER KOPI PORTABEL
Oleh :
Fajar Sidiq - V2923017 - Sekolah Vokasi
Indonesia
merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia dengan tingkat
konsumsi domestik yang terus meningkat, sehingga mendorong pergeseran proses
pengolahan biji kopi dari teknologi manual menuju teknologi mekanis seperti
mesin grinder kopi portabel. Kinerja dan durabilitas mesin grinder kopi sangat
dipengaruhi oleh desain sambungan baut pada mata potong (flat burr), karena
sambungan ini harus mampu menahan beban dinamis dan getaran tanpa mengurangi
kepresisian serta kemudahan bongkar pasang mata potong. Penelitian ini
bertujuan untuk menentukan ukuran baut yang tepat serta kekuatan sambungan baut
yang aman pada mata potong mesin grinder kopi portabel. Metode yang digunakan
meliputi studi literatur, perancangan sketsa serta gambar 2D dan 3D menggunakan
SolidWorks, perhitungan statika struktur, perhitungan beban maksimal yang
diterima baut, perhitungan diameter inti baut, dan perhitungan tegangan geser
ulir, yang kemudian dilanjutkan dengan proses perakitan serta pengujian. Hasil
perhitungan menunjukkan bahwa diameter inti minimum baut secara teoritis adalah
sebesar 0,0378 mm; karena ukuran tersebut tidak tersedia sebagai baut standar
di pasaran, digunakan baut standar M4 berbahan Stainless Steel 304. Beban
maksimal yang diterima oleh setiap baut adalah sebesar 0,02087 N dengan
tegangan geser ulir sebesar 0,040 MPa, jauh lebih rendah dibandingkan tegangan
tarik izin bahan sebesar 205 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem sambungan
baut pada mata potong mesin grinder kopi portabel memiliki tingkat keamanan
struktural yang memadai untuk menahan beban operasional mesin tanpa risiko
kegagalan.