Abstrak
PENGUATAN MORAL ACTION MELALUI PENANAMAN NILAI-NILAI
GLOBAL CITIZENSHIP EDUCATION DI SEKOLAH DASAR
( Studi Fenomenologi di Sekolah Dasar Kabupaten Cilacap)
Oleh :
Daryati - S032502008 - Fak. KIP
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1). Penguatan moral action
pada dimensi kognitif , Sosial-Emosional dan perilaku kaitannya dengan Global
Citizenship Education di Sekolah Dasar. 2). Faktor-faktor pendukung dan
peghambat dalam pelaksanaan penguatan moral action melalui penanaman nilainilai Global Citizenship Education di Sekolah Dasar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,
dan studi dokumen. Validitas data diuji dengan triangulasi sumber dan metode.
Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa: 1)
Penguatan moral action pada dimensi kognitif, sosio-emosional, dan perilaku dapat
diintegrasikan secara efektif melalui kerangka global citizenship education. Secara
keseluruhan, penanaman nilai-nilai GCED di Sekolah Dasar Kabupaten Cilacap
merupakan strategi yang efektif dalam penguatan moral action siswa, karena
mampu menyentuh ketiga dimensi yaitu kognitif, sosio-emosional dan perilaku
secara terpadu. Penguatan moral action pada peserta didik di sekolah dasar tidak
terjadi secara linear, melainkan melalui tahapan proses. Tahap kognitif, gerakan
moral dan gerakan aksi yang pada akhirnya menjadi sebuah kebiaasaan yang
dilakukan secara konsisten dan berulang yang menjadikan adanya perubahan
perilaku atau tindakan moral. 2) Dukungan seperti komitmen dan kompetensi guru
dalam menanamkan nilai-nilai GCED mendorong penguatan moral action peserta
didik, meskipun keterbatasan alokasi waktu kurikulum, keterbatasan sumber daya
dan pelatihan menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Simpulan penelitian ini
penanaman nilai-nilai GCED merupakan strategi yang efektif dalam penguatan
moral action peserta didik yang didukung oleh komitmen dan kompetensi guru
meski terkendala fasilitas atau sumber daya yang terbatas yang berdampak pada
proses pelaksanaannya. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman
nilai-nilai GCED mampu menguatkan moral action peserta didik di Sekolah Dasar
yang dilakukan secara konsisten yang akhirnya menjadi sebuah kebiasaan.