Abstrak
PENGARUH PEMBERIAN CURCUMA LONGA DAN PHYLLANTHUS NIRURI TERHADAP KADAR INTERLEUKIN-6 (IL-6), TUMOR NECROSIS FACTOR-α (TNF-α) DAN PLATELET TO LYMPHOCYTE RATIO (PLR) PADA PASIEN KANKER PARU JENIS KARSINOMA BUKAN SEL KECIL YANG MENDAPAT KEMOTERAPI
Oleh :
Ahmad Afif - S602208001 - Fak. Kedokteran
Latar Belakang:
Kanker paru jenis karsinoma bukan sel kecil (KPKBSK) merupakan jenis kanker
paru tersering dengan angka mortalitas yang tinggi. Inflamasi kronis berperan
penting dalam progresivitas penyakit dan resistensi terapi melalui peningkatan
kadar interleukin-6 (IL-6), tumor necrosis factor-alpha (TNF-α),
dan platelet to lymphocyte ratio (PLR). Curcuma longa dan Phyllanthus
niruri diketahui memiliki efek antiinflamasi dan imunomodulator yang
berpotensi mendukung efektivitas kemoterapi. Tujuan:
Menganalisis pengaruh pemberian Curcuma longa dan Phyllanthus niruri
terhadap kadar IL-6, TNF-α, dan PLR pada pasien KPKBSK yang menjalani
kemoterapi lini pertama siklus satu.Metode: Penelitian
eksperimental dengan desain pretest-posttest control group dilakukan pada 36
pasien KPKBSK yang menjalani kemoterapi lini pertama. Subjek dibagi menjadi
kelompok kontrol (n=18) dan kelompok perlakuan (n=18) yang mendapat kombinasi Curcuma
longa dan Phyllanthus niruri. Kadar IL-6, TNF-α, dan nilai PLR
diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis statistik dilakukan menggunakan
Independent t-test, Mann-Whitney, Paired t-test, dan Wilcoxon
test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil:
Kelompok perlakuan menunjukkan penurunan kadar IL-6 yang signifikan
dibandingkan kelompok kontrol dengan rerata delta −8,27 ± 11,36 vs −0,10 ± 7,23
(p=0,002). Kadar TNF-α juga menurun signifikan pada kelompok perlakuan dengan
rerata delta −9,91 ± 5,29 dibandingkan peningkatan pada kelompok kontrol
sebesar 3,05 ± 13,96 (p<0,001). Nilai PLR mengalami penurunan bermakna pada
kelompok perlakuan dengan rerata delta −95,89 ± 153,87 dibandingkan kelompok
kontrol sebesar 4,56 ± 123,55 (p=0,038). Analisis intra kelompok menunjukkan
penurunan bermakna IL-6 (p=0,001), TNF-α (p<0,001), dan PLR (p<0,001)
pada kelompok perlakuan.
Simpulan:
Pemberian kombinasi Curcuma longa dan Phyllanthus niruri sebagai
terapi adjuvan pada pasien KPKBSK yang menjalani kemoterapi lini pertama
efektif menurunkan kadar IL-6, TNF-α, dan PLR, sehingga berpotensi memperbaiki
respons inflamasi sistemik pada pasien kanker paru.