Abstrak


EVALUASI PEMANFAATAN AKUN @DISPERPUSIP_KOTAMAGELANG SEBAGAI MEDIA PROMOSI PERPUSTAKAAN BERDASARKAN TEORI CONTEXT, COMMUNICATION, COLLABORATION, DAN CONNECTION


Oleh :
Rindu Fatikahsari Dewi - V1023059 - Sekolah Vokasi

Media sosial memiliki peran penting dalam mendukung penyebaran informasi dan promosi layanan perpustakaan. Instagram sebagai platform dengan pengguna yang terus meningkat di Indonesia, memiliki potensi besar bagi instansi pemerintah untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas dan interaktif dibandingkan media promosi konvensional. Namun, pemanfaatannya oleh instansi pemerintah tidak selalu berjalan optimal, sehingga perlu dikaji sejauh mana pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan akun Instagram @disperpusip_kotamagelang sebagai media promosi perpustakaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran kuesioner kepada 98 responden melalui Google Form, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan nilai mean berdasarkan Teori 4C yang dikemukakan oleh Chris Heuer, meliputi context, communication, collaboration, dan connection. Hasil penelitian menunjukkan aspek context memperoleh nilai mean sebesar 3,29, yang menunjukkan konten yang disajikan sudah cukup menarik, informatif, dan komunikatif. Aspek communication memperoleh nilai mean tertinggi, yaitu 3,37, yang menunjukkan interaksi antara pengelola dan pengikut telah berjalan meskipun responsivitas masih perlu ditingkatkan. Aspek collaboration memperoleh nilai mean terendah, yaitu 3,24, yang mengindikasikan partisipasi pengguna dalam kegiatan kolaboratif masih belum optimal. Aspek connection memperoleh nilai mean sebesar 3,27, yang menunjukkan hubungan dengan audiens sudah terjalin cukup baik melalui keterlibatan pengguna. Secara keseluruhan, pemanfaatan Instagram @disperpusip_kotamagelang sebagai media promosi perpustakaan memperoleh nilai mean sebesar 3,29 dengan kategori baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek collaboration dan communication agar pemanfaatannya dapat lebih optimal.